Di belakang pesawat itu akan terpampang spanduk bertuliskan “Wrong One – Moyes Out” setinggi 3,5 meter dengan huruf merah menyala. “Suara tak puas telah menimbulkan kegaduhan di tribun penonton,” ucap Wes Jones, pimpinan pemrotes, yang dikutip BBC.
“Kami ingin tunjukkan, dukungan (fans MU) itu tak 100 persen seperti yang Moyes pikir selama ini,” tegas Jones tanpa tedeng aling-aling.
Gerakan protes itu telah membelah opini di antara para suporter. Beberapa fans merasa protes itu akan menimbulkan penghinaan yang tak perlu bagi Moyes. Eks Manajer Everton itu membukukan sejumlah rekor buruk bagi MU dan itu membuat posisi dia memanas pada musim debut bersama kubu Old Trafford.
Protes fans MU itu akan berlangsung sebelum pukul 12.45 GMT atau 19.45 WIB, sebelum kickoff laga MU kontra Aston Villa. Kalau benar spanduk di belakang pesawat itu terpampang, itu akan melawan spanduk bertuliskan “Chosen One” di tribun Stretford End, Old Trafford. Teks berartikan “Yang Terpilih” itu mengacu pada rekomendasi Sir Alex Ferguson terhadap Moyes, bahwa dia pantas menggantikan posisi lowong sepeninggal Fergie yang pensiun.
Di lain pihak, Chris Mustow, pilot yang akan menerbangkan pesawat pemrotes, merasa apa yang bakal dilakukan itu lumayan menyenangkan. “Saya bukan fans sepakbola, jadi itu (apa yang akan dilakukan) tak masalah buat saya,” cetus dia.
“Tentu saja saya paham situasinya. Saya merasa itu akan membuat keadaan bergejolak. Saya yakin, tak seorang pun yang tak memperhatikan pesan itu,” tandas Mustow lagi.
Sudah ada konfirmasi bahwa pesawat kedua telah dipesan untuk diterbangkan di sekitar stadion MU pada saat yang bersamaan. Perusahaan yang menyewakan pesawat menolak memberi tahu siapa yang mengatur penerbangan tersebut. Pesan apa pun yang ada pada spanduk kedua akan memperpergaduh suasana di Old Trafford.
“Saya telah mendengar (protes itu) dan apa yang akan mereka akan katakan, tapi ini adalah perjalanan panjang,” sebut Moyes mengomentari spandung “Wrong One” pada konferensi pers, Jumat (28/03/14). “Ini adalah awal perjalanan panjang. Orang-orang seharusnya memahami hal tersebut.”