Berada di peringkat enam Wilayah Barat Indonesia Super League 2014, merupakan catatan yang mengecewakan bagi Sriwijaya FC (SFC). Dari tujuh kali laga, Laskar Wong Kito hanya mengemas dua kemenangan, dua seri, dan tiga kali kalah. Catatan gol juga masih defisit, 5-7.
Jelang hadapi Barito Putera, SFC memanfaatkan masa jeda hampir satu bulan untuk memoles kembali permainan. Pelatih SFC, Subangkit, memboyong anak asuhnya selama dua pekan ke Tanjungenim Lahat.
Erol Iba dkk digenjot fisik sekaligus diberikan beberapa skema taktik dan strategi baru. Beberapa komposisi baru dicoba mantan pelatih Persiwa Wamena ini. Khusus melawan Barito, Subangkit akan mencoba komposisi baru terkait absennya gelandang serang Vendry Mofu yang terkena kartu merah.
“Yang jelas, kami fokuskan pada lini serang. Absennya Mofu, bisa saja membuat pola berubah. Jadi, posisi lini tengah yang ditinggalkan Mofu akan diganti dengan tambahan pemain di depan,” kata Subangkit.
Beberapa perombakan memang dilakukan Subangkit. Salah satunya Septariyanto yang harus posisinya ditarik dari gelandang bertahan ke posisi bek kanan. Ban kapten Sriwijaya FC juga berpindah tangan dari Lancine Kone kepada Erol Iba.