Dalam sebuah konferensi pers di Lisbon, Senin (07/04/14), Felipe Scolari menguraikan berita-berita mengenai aksi Neymar yang pura-pura jatuh untuk mendapat hadiah penalti, dan juga tentang kontroversi kepindahannya dari Santos.
Scolari menuding semuanya bertujuan untuk membuat pemain berusia 22 tahun itu kehilangan performanya saat Brazil menyiapkan tim untuk Piala Dunia Juni mendatang.
"Kasus-kasus terkait Neymar sebenarnya sepele, hanya saja mereka yang tertutup matanya tidak bisa melihat yang sebenarnya," kata Scolari yang pernah mengantar Brazil meraih Piala Dunia 2002.
"Neymar sering dikritik oleh media Spanyol karena pers setempat punya kepentingan agar ia tidak bisa tampil bagus di Piala Dunia. Kami tahu bahwa Neymar pemain bagus, ia adalah bintang. Ia berperan penting dalam pertandingan Barcelona melawan Real Madrid dan Espanyol,” sambung ia.
Scolari mengatakan bahwa dirinya saat ini tengah mengadakan tur singkat di Eropa untuk memastikan kembali kepada sejumlah pemain mengenai tempat mereka di skuad Piala Dunia.
"Daftar susunan tim sudah 95 persen. Kunjungan saya lebih pada alasan psikologis. Saya sudah menemui sejumlah pemain di Paris dan London, dan kini akan ke Munich," kata Scolari.
"Hari Minggu kami makan siang bersama di London, dan menyampaikan pesan agar pemain tetap percaya diri. Saya mencoba menenangkan mereka yang akan diseleksi, agar mereka tetap dapat tampil bagus bagi klub-klubnya, karena klublah yang membayar mereka” pungkas Scolari.