Madrid yang tampil tanpa Cristiano Ronaldo sebagai starter mencoba mengalbil kendali permainan sejak laga dimulai. Kendali tim tamu tak berlangsung lama, karena lambat laun, Dortmund menemukan irama permainan mereka.
Pasukan Putih sejatinya bisa menambah keunggulan agregat menjadi 4-0 saat mendapat hadiah penalti dari wasit pada menit ke-17. Penalti diberikan wasit karena Lukasz Piszczek dinilai menghadang bola umpan Fabio Coentrao memakai tangan.
Namun, eksekusi penalti yang diambil Angel Di Maria ke sisi kanan gawang dapat ditepis kiper Dortmund Roman Weidenfeller. Kegagalan penalti sepertinya berdampak buruk pada morak pemain Madrid. Hanya berselang tujuh menit kemudian, Madrid justru mendapati gawang mereka dijebol Marco Reus. Gol lahir menyusul kesalahan fatal yang dilakukan Pepe.
Umpan Pepe yang tanggung mudah dipotong Reus yang akhirnya dengan mudah menaklukkan penjaga gawang Madrid, Iker Casillas. Reus benar-benar menjadi momok bagi Madrid kali ini.
Sekitar sepuluh menit setelah gol pertama, tepatnya di menit ke-37, Reus kembali memaksa Casillas memungut bola dari dalam gawangnya. Kali ini Reus mencetak gol dengan memanfaatkan bola mental dari tiang gawang buah dari sepakan Robert Lewandowski.
Terancam terkejar, Madrid tampil tak berpola. Tak jarang anak asuh Carlo Ancelotti membuat kesalahan. Permainan Los Blancos pun menjadi mudah diantisipasi tuan rumah. Sepanjang babak pertama, Dortmund tercatat tujuh kali melepaskan tembakan, sedangkan Madrid hanya sekali. Hingga laga jeda skor tetap 2-0 untuk Dortmund.
Madrid mencoba menggebrak di awal babak pertama. Gareth Bale nyaris membuat gol saat babak kedua berjalan empat menit. Tapi Weidenfeller masih bisa menghalau bola sepakan Bale. Tak lama berselang, giliran Di Maria yang membuang peluang Madrid.
Menit ke-59, lagi-lagi Bale mengancam. Mengandalkan kecepatannya, Bale mendahului Mats Hummels dan melepaskan sepakan melengkung. Sayang bola tipis di samping gawang.
Tuan rumah berbalik mengancam pada menit ke-65. Henrikh Mkhitaryan yang meneruskan umpan akurat Reus melepaskan keras yang melewati hadangan Casillas. Namun keberuntungan belum menaungi Dortmund, bola hanya menghantam tiang gawang.
Dortmund kembali berpeluang menyamakan agregat pada menit ke-68. Hanya kepiawaian Casillas mengagalkan kesemapatan emas Dortmund. Kiper timnas Spanyol itu secara gemilang mengagalkan tendangan Mkhitaryan.
Casillas kembali muncul sebagai penyelamat Madrid dua menit kemudian. Kiper berusia 32 tahun itu berhasil mementahkan bola deras lepasan sepakan voli dari Kevin Grosskreutz.
Hingga lewat 70 menit bertanding, Dortmund tercatat sudah melepaskan 12 tembakan, sedangkan Madrid hanya bisa membuat tiga peluang. Madrid mencoba bangkit lewat usaha yang dilancarkan Benzema dan Isco. Namun peluang belum berbuah gol.
Tuan rumah terus menekan pertahanan Madrid. Mereka butuh satu gol lagi untuk mengembalikan kondisi kembali imbang. Berulang kali gagal tak membuat armada Kuning-Hitam menyerah. Mereka terus menyerang. Hingga akhirnya Dortmund harus menelan kenyataan bahwa mereka kali ini gagal menyingkirkan Madrid, seperti yang mereka lakukan musim lalu.