Duel Striker Latin

Minggu, 13 April 2014 10:11 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Bagi Kun –sapaan Aguero—bigmatch Premier League itu adalah laga pertama setelah lima pertandingans sebelumnya absen dibekap cedera hamstring.

Kendati tak turun dalam laga kompetitif dalam beberapa pekan, ketajaman Aguero masih terbukti dengan selalu mencetak gol dalam lima laga Premier League terakhir. Liverpool juga harus berhati-hati, karena mantan menantu Diego Maradona itu membobol jala tim tuan rumah dalam enam laga tandang beruntun.

Aguero juga mampu berperan baik ketika ditugaskan Manuel Pellegrini sebagai gelandang serang. Dalam sembilan laga, Aguero menyunting delapan gol plus dua assist selama berperan sebagai penyerang lubang.

Bagaimana dengan Suarez?

Pria berusia 27 tahun itu telah mengepak 29 gol sepanjang 28 penampilan di Premier League. Sebelas assist juga telah dia sumbangkan.

Performa paling cemerlang Suarez adalah ketika dia berlaku sebagai penyerang tengah. Sebanyak 28 gol telah dia sumbangkan sepanjang 24 laga sebagai target-man plus kontribusi 10 assist.

Suarez terbukti berperan tak maksimal ketika harus menyisir sayap kiri, meski masih berlaku sebagai penyerang. Baru satu gol dia kemas dalam tiga laga liga sebagai penyerang kiri. Dan Suarez belum mampu mencetak gol, ketika sekali bermain sebagai penyerang kanan.

Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, tentu telah memiliki skema terbaik untuk Suarez. Dukungan Raheem Sterling plus Daniel Sturridge adalah pilihan paling oke, untuk mengeksploitasi kemampuan terbaik El Pistolero, Luis Suarez.