Laga Ini merupakan kemenangan terbesar Victory dari empat pertandingan Liga Champions AFC, dan memberi mereka peluang mencapai fase gugur jika mereka dapat mengalahkan Jeonbuk Hyundai Motors di Korea Selatan pada pekan depan.
Victory membuka keunggulan pada 90 detik pertama, ketika Milligan memenangi bola di area pertahanan Guangzhou dan memberikan umpan kepada Jesse Makarounas sebelum meneruskan lajunya dan menuntaskan peluang dengan cerdik.
Tim Australia itu memiliki beberapa peluang untuk memperbesar keunggulan mereka pada babak pertama, yang paling utama melalui peluang Kosta Barbarouses, namun masih dapat digagalkan kiper Zeng Cheng.
Guangzhou lebih mendominasi permainan pada babak kedua ketika mereka mencari gol untuk menyamakan kedudukan, namun sejumlah peluang mereka dihentikan oleh penampilan apik kiper Melbourne, Nathan Coe.
Coe menggagalkan peluang pemain Brasil, Muriqui pada menit ke-71 sebelum menahan tembakan Feng Renliang tujuh menit kemudian. Guangzhou terlihat akan mencetak gol melalui serangan balik beberapa menit kemudian, namun kali ini upaya Muriqui kembali digagalkan oleh Coe.
Victory memastikan kemenangan mereka pada menit pertama masa tambahan waktu, ketika pemain pengganti Andrew Nabbout menaklukkan perangkap "offside" dan memberi umpan kepada Barbarouses, yang menyodorkannya kepada Troisi untuk dikonversi menjadi gol.
Pasukan Marcello Lippi datang ke Melbourne tanpa pemain internasional Italia mereka Alessandro Diamanti yang sedang cedera, dan Guangzhou sangat kehilangan kemampuan sang pencetak gol terbanyak di Liga Champions AFC itu.
Guangzhou Evergrande akan berusaha mencapai putaran kedua pada pertandingan fase grup terakhir mereka, saat menjamu Yokohama Marinos pada 22 April.