Apa jadinya jika pelatih tak yakin timnya bisa menuai hasil bagus di Piala Dunia? Mungkin itu bisa ditanyakan kepada para pemain tim nasional Prancis.
Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi, arsitek Prancis, Didier Deschamps, menyatakan Les Bleus tak lagi masuk dalam jajaran tim elite dunia, apalagi menjadi salah satu kandidat juara pada Piala Dunia 2014 di Brasil nanti.
Pelatih berusia 45 tahun itu mengaku tak percaya Prancis menjadi salah satu favorit di Brasil 2014. Karena itu Deschamps menegaskan sudah menurunkan pengharapan jelang gelaran turnamen.
“Ada enam atau tujuh tim yang berangkat ke turnamen untuk menang, tapi Prancis tidak ada di antara tim-tim itu,” ujar Deschamps.
Prancis gagal total pada gelaran 2010 di Afrika Selatan. Les Bleus tersingkir di babak penyisihan grup tanpa meraih kemenangan. Prancis juga nyaris gagal beangkat ke Brasil 2014. Pasukan Deschamps meraih tiket setelah sudah payah mengalahkan Ukraina di babak play-off.
Deschamps menyebut saat ini mahkota juara bukanlah bidikan Prancis. “Target pertama kami adalah menang di laga pembuka melawan Honduras.”
“Terakhir kali Prancis menang di penyisihan grup saat melawan Togo pada 2006. Kami bukan lagi tim elite Eropa, apalagi dunia,” ujar mantan pemain Juventus itu.
Apakah ini artinya Deschamps sudah menyerah sebelum bertempur? “Saya adalah seorang realis dan selalu menjaga kaki tetap menginjak bumi,” jawab Deschamps.