Kemenangan ini terasa indah bagi Persik karena menjadi yang pertama sejak kompetisi Liga Super 2014 bergulir. Sebaliknya bagi Persija menjadi kekalahaan pertama.
Menjamu Persija di Stadion Brawijaya, dua gol Persik berasal dari Michael Ndubuisi dan Syaiful Indra Cahya. Gol hiburan bagi Persija lewat aksi Fabiano Beltrame.
Bermain tanpa beberapa pilar utama, Persija kesulitan untuk mendominasi permainan. Macan Kemayoran Persija kalah dalam penguasaan lini tengah dari Macan Putih Persik. Pertahanan Macan Kemayoran terus digempur Macan Putih.
Pada menit 33, upaya penggawa Macan Putih menemui hasil positif. Michael Ndubuisi membobol gawang Anditany Ardiyasa usai memanfaatkan sepakpojok Ngon Mamoun. Persik unggul 1-0.
Memimpin, Persik kian agresif dalam memberikan tekanan. Justru mereka lengah di masa injury time babak pertama. Bola sepakan bebas Ismed Sofyan dibelokkan Fabiano Beltrame lewat tandukan ke gawang Persik. Babak pertama berakhir, skor 1-1.
Di paruh kedua, Persik tetap dominan. Baru tiga menit laga berjalan, sepakan bebas spektakuler Syaiful Indra Cahya menjebol gawang Andritany. Persik kembali unggul 2-1. Persija mencoba terus menekan, tetapi hingga laga usai skor tetap 2-1 untuk Persik Kediri.