Dengan kemenangan 2-0 atas Wigan, maka posisi Burnley di peringkat dua Divisi Championship tidak akan tergeser lagi, karena memiliki selisih delapan angka dari Derby Country yang berada di peringkat tiga di sisa dua pertandingan lagi.
"Ini adalah sejarah, bisa membawa klub ini promosi. Dengan anggaran yang rendah dan 22 pemain yang luar biasa,” ujar manajer Burnley, Sean Dyche.
Burnley pernah mencicipi EPL pada 2009 lewat babak play-off, namun terdegradasi kembali. Mereka juga pernah dipromosikan secara otomatis adalah tahun 1973.
Tak banyak pihak yang memperkirakan Burnley akan naik kasta ke EPL, ketika klub-klub lain di Divisi Championship menghabiskan banyak dana untuk belanja pemain.
Musim ini, Sean Dyche hanya menghabiskan dana untuk belanja seorang pemain saja yaitu, Ashley Barnes dari klub Brighton, dengan dana senilai £400.000 sejak mengasuh klub ini pada Oktober 2012.
“Rasanya luar biasa dan setelah perjalanan yang panjang. Ini sebuah perjalanan yang mengesankan bersama sekelompok orang-orang yang benar-benar memiliki motivasi dan komitmen,” ucap dia.
Sebelumnya tim Leicester, yang saat berada di posisi puncak di Divisi Championship, sudah lebih dulu memastikan tempat di EPL.
Satu tempat lagi akan diperebutkan lewat pertandingan play-off antara klub yang berada di peringkat tiga hingga peringkat enam Liga Champions.