Peluncuran program itu melibatkan 24 pelajar dari Sekolah Negeri Mario Ambrosio Pommot. Sebuah pemandangan mengesankan ketika mereka disaksikan oleh 300 anak lain, yang bersemangat dengan kehadiran Ronaldo, bintang Brasil yang menyumbangkan trofi Juara Dunia kelima.
“Saya sangat senang melihat warisan Piala Dunia menyentuh 4.000 anak di Brasil melalui program ’11 For Health’. Terbayar sudah jerih payah selama ini melihat anak muda bergembira menikmati saat-saat belajar tentang kesehatan dan kewarganegaraan melalui sepakbola,” papar Valcke, Rabu kemarin waktu Brasil.
Program FIFA itu adalah hasil kolaborasi badan sepakbola dunia itu dan pernah diluncurkan pada Piala Dunia Afsel 2010. Implementasinya kini berlangsung di 121 sekolah dasar di Brasil, yang tersebar di 12 kota penyelenggara. Anak-anak yang ambil bagian berusia antara 11-12 tahun.
“Proyek itu dibuat oleh FIFA dengan ide memakai sepakbola sebagai alat untuk menyebarkan pesan tentang pentingnya kesehatan kepada anak-anak. Kami telah menyaksikan pilot project di Curitiba, di mana pesan itu sampai kepada 40 persen anak-anak, dan angka itu sangat positif,” tutur Andre Pedrinelli, salah satu supervisor medis untuk LOC (panpel lokal).
“Proyek ini adalah sebuah tantangan karena ukuran dan keragaman negara kami, dan juga sumber suka cita luar biasa karena mempromosikan beberapa nilai yang sangat penting di kalangan anak-anak. Saya yakin, ini akan jadi salah satu warisan Piala Dunia yang terbaik,” timpal Manoel Flores, pria yang ditugaskan Asosiasi Sepakbola Brasil (CBF) untuk “FIFA 11 For Health”.
Selain FIFA, LOC, dan CBF, partisipasi dan komitmen berasal dari pemerintah lokal dan Kementerian Olahraga Brasil. Itulah modal utama kesuksesan program tersebut.
“Sebelas sekolah lokal terlibat dalam proyek ini, di mana program itu berarti penting untuk sepakbola dan kesehatan, yang mewakili event (PD) secara simbolis,” papar Mauro Mendes, Wali Kota Cuaiba. Dia bergabung dengan Gubernur Mato Grosso, Silval Barbosa, memberi ucapan selamat datang kepada para peserta dari sekolah-sekolah lokal di kawasan itu.