Sikap keberatan Persipura ini menyikapi kebijakan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) soal kuota pemain asing yang terlambat dikeluarkan karena kompetisi Liga Super sudah berjalan.
"17 April kami baru menyurati PSSI tentang regulasi yang jelas untuk pemain asing. Kemudian Rapat Exco 22 April menetapkan tiap klub hanya bisa menggunakan 3 pemain asing. Pada kompetisi ini, kami merasa dirugikan sebab kami memiliki empat pemain asing dan setiap pertandingan hanya bisa digunakan tiga pemain," kata media officer Persipura Rocky Bebena.
“Setiap pertandingan harus ada pemain yang tidak ikut membela Persipura. Tahun ini Boakay Edy Foday terpaksa tak bisa dimainkan dalam laga Liga Super. Sebab hanya ada tiga pemain asing yang bisa ikut dalam laga ISL tahun ini,” jelas Rocky Bebena.
Selain Boakay Edy Foday asal Liberia, tiga pemain asing di Persipura adalah, yaitu Bio Paulin Piere dari Kamerun serta dua pemain asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon dan Lim Jun Sik asal Korea Selatan.
Kerugian yang dirasakan di Liga Super tidak terjadi ajang antarklub Asia atau Asian Football Confederation (AFC). Persipura yang turun di Piala AFC bisa menurunkan semua pemain asing karena di AFC tidak ada pembatasan dalam kuota pemain asing.