Semen Padang yang hanya berjarak satu posisi dengan tamunya kali ini, langsung tampil menekan. Namun Airlangga Sutjipto harus menghentikan lajunya karena sudah terjebak posisi off side.
Arema yang ingin menggusur posisi Persib Bandung di puncak klasemen langsung memborbardir lini pertahanan Kabau Sirah.
Serangan demi serangan yang dibangun oleh Cristian Gonzales, Ahmad Bustomi belum juga merubah keadaan. Bahkan tendangan salto Gustavo Lopez, belum bisa menembus rapatnya pertahanan Semen Padang.
Pertandingan di babak pertama berlangsung keras. Wasit Purnama mengeluarkan empat kartu kuning. Tiga untuk tim tamu dan sisanya untuk Airlangga Sutjipto di kubu Semen Padang.
Jelang berakhirnya waktu normal, Esteban Vizcarra sempat membuat pendukung tuan rumah terhenyak saat sepakannya meluncur ke gawang Arema. Namun Kurnia Meiga masih bisa mengamankan gawangnya.
Di masa perpanjangan waktu, sepakan deras Gustavo Lopez masih membentur mistar gawang Jandia Eka Putra. Babak pertama berkesudahan tanpa gol.
Belum juga sepuluh menit babak kedua berjalan, kedua tim harus bermain dengan sepuluh orang saat Irsyad dan Hendra Bayauw karena terlibat pertengkaran.
Bermula dari set piece yang diambil Ahmad Bustomi, Arema Cronus memecah kebuntuan lewat tandukan Thierry Ghatussi di menit ke 57.
Petaka nyaris menghampiri Arema lima menit jelang laga berakhir. Wasit menunjuk titik putih setelah Juan Revi melakukan handsball di kotak penalty.
Namun kesempatan tuan rumah untuk mengamankan satu poin sirna saat eksekusi panenka Esteban Vizcarra, terbaca dengan mudah oleh Kurnia Meiga.
Gol tunggal dari Thierry Ghatussi, menjadi satu-satunya gol di laga ini, skor akhir 1-0 untuk kemenangan Arema Cronus.