Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, baik Persija maupun Arema bermain dalam tempo lambat. Sepuluh menit laga berjalan kedua tim masih mencari ritme pertandingan.
Persija yang bermain di kandang sendiri mendominasi jalannya laga. Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh skuad arahan Blitz Tarigan.
Menit ke 17 Abduh Lestaluhu hampir membawa Persija unggul. Tapi sepakannya masih membentur kiper Arema, Utam Rusdiana.
Semenit berselang, Utam kembali melakukan penyelamatan gemilang. Kiper bernomor punggung 93 itu kembali memuntahkan peluang matang Farid Ridwan.
Persija yang terus melakukan serangan justru tertinggal terlebih dahulu. Menit ke 29 Rio Rozi Arviansah merobek jala Persija.
Memanafaatkan kemelut di depan gawang, Rio berhasil meyundul bola dan membawa Arema unggul 1-0 atas Persija.
Tertinggal satu gol Persija semakin tersengat. Menit 35 Farid Ridwan nyaris menyamakan kedudukan andai sundulannya tak membentur mistar gawang.
Hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Arema Crounus tak berubah.
Memasuki babak kedua tempo permainan langsung berjalan cepat. Arema meski telah unggul satu gol masih memburu gol berikutnya.
Persija yang masih tertinggal defisit gol terus mencari gol penyeimbang. Usaha mereka pun akhirnya membuahkan hasil.
Sebuah penetrasi W.Bowo di sisi kiri langsung dsambut Abduh Lestaluhu dengan sundulan. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Meski kedua tim berusaha mencari gol tambahan, hingga wasit meniupkan peluit panjang skor imbang 1-1 tak berubah.
Dengan hasil ini persija tetap terbenam di dasar klasemen grup 2 dengan torehan 1 poin hasil dari 2 kali kalah dan sekali imbang.