Roberto Kwateh memborong dua gol bagi PSCS Cilacap pada menit ke-12 dan ke-24.
Dalam laga yang disaksikan sekitar 12 ribu penonton itu, PSCS langsung melancarkan serangan ke pertahanan Persibangga, sejak wasit Wendy Umar S meniup peluit.
Namun, anak-anak asuhan pelatih Ahmad Muhariah itu, tidak tinggal diam dan berusaha membalas serangan PSCS Cilacap.
Sebuah peluang yang dimiliki Persibangga pada menit ke-10 tidak membuahkan gol, karena tendangan bebas yang dieksekusi Rizki Yulian dapat dihalau oleh kiper PSCS Ega Rizky.
Setelah gawangnya nyaris kebobolan, tim besutan pelatih Gatot Barnowo itu segera membalas serangan ke pertahanan Persibangga.
Hingga akhirnya, bola umpan dari Saeful Bahri yang disundul Roberto Kwateh, bersarang ke jala gawang Persibangga. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk PSCS.
Laga yang mempertemukan dua tim asal eks Keresidenan Banyumas itu semakin seru karena anak-anak Laskar Jenderal Soedirman -julukan Persibangga- berusaha membalas gol ke gawang PSCS.
Laskar Nusakambangan -julukan PSCS- kembali unggul setelah bola hasil tendangan Roberto Kwateh kembali bersarang ke gawang Persibangga. PSCS unggul 2-0 di menit ke-24.
Anak-anak Persibangga yang tertinggal dua gol terus berusaha mengejar, namun upaya tersebut selalu dapat dipatahkan oleh PSCS. Hingga waktu turun minum, skor pun tetap bertahan 2-0 untuk tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, laga semakin memanas karena kedua tim sama-sama ngotot untuk menciptakan gol.
Akan tetapi hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap bertahan 2-0 untuk PSCS Cilacap.