Tiga poin yang didapat Juve saat bertandang ke markas Sassuolo, menjadikan jarak dengan posisi dua, AS Roma, menjadi delapan poin. Sehingga, Juventus hanya memerlukan satu kemenangan lagi untuk memastikan diri menjadi juara Serie A selama tiga musim berturut-turut.
Bertandang ke Citta del Tricolore, markas Sassuolo, Juventus yang tampil full team, justru tertinggal lebih dulu oleh gol Simone Zaza, yang nota bene adalah pemain pinjaman Juventus di Sassuolo.
Zaza sukses membuat kiper Buffon terhenyak saat tak mampu memblok tendangan keras kaki kirinya, usai umpan dari Sansone. Sassuolo unggul cepat di menit 9.
Anak asuh Antonio Conte lantas segera merespon. Namun upaya Carlos Tevez dkk, kerap digagalkan oleh barisan belakangan Sassuolo.
Tevez pun akhirnya mampu menambah pundi gol, sebagai pencetak gol terbanyak Juve musim ini, pada menit 35. Penyerang asal Argentina ini menyarangkan bola usai melakukan kerjasama dengan Marchisio. Babak pertama berakhir imbang 1-1.
Memasuki babak ke-2 Juve tampil dominan. Kolaborasi pemain tengah Juventus Marchisio, Pogba dan Pirlo sangat merepotkan Sassuolo, yang saat ini tengah berjuang menjauh dari jurang degradasi.
Fans fanatik Juve, Drughi, pun berteriak keras di menit 58, saat Marchisio mampu lolos dari jebakan offside usai mendapat umpan dari Pirlo. Tanpa mengontrol bola, tembakan kaki kirinya, meski pelan namun terarah, mampu menjebol gawang Pegolo. Juve unggul 2-1.
Tak mau kecolongan seperti di awal laga, pasukan Hitam-Putih lantas menggandakan keunggulan lewat penyerang jangkung, Fernando Llorente, sekaligus merubah skor menjadi 3-1, yang bertahan hingga akhir laga.
Atas hasil ini, Juve mengoleksi 93 poin, atau terpaut delapan poin dari peringkat dua, AS Roma. Dan jika Juventus mampu menang melawan Atlanta di Juventus Stadium 6 Mei 2014 mendatang, maka Juve berhak untuk menjadi juara Serie A tiga kali beruntutan.
Sedangkan atas hasil ini, Sassuolo, terancam masuk ke zona merah degradasi, atau kembali ke Serie B, tempat mereka berlaga musim lalu.