Sejarah diciptakan Atletico Madrid. Usai mengalahkan Chelsea 3-1 di Stamford Bridge pada laga kedua semifinal Liga Champions, Atletico menciptakan derby Madrid di final Liga Champions yang akan berlangsung di Lisabon 24 Mei 2014 mendatang.
Ini merupakan pertama kali dua klub sekota bertarung di laga puncak Liga Champions.
Tampil di kandang sendiri, manajer Chelsea, Jose Mourinho, sejak awal mengindikasikan tak akan main menyerang. Ada enam pemain bertahan yang ada dalam starting line-up The Blues. Mourinho memainkan Gary Cahill, John Terry, Branislav Ivanovic, Ashley Cole, David Luiz, dan Cesar Azpilicueta.
Sejak laga dimulai, Atletico mencoba melancarkan tekanan ke area pertahanan tuan rumah. Bahkan saat laga baru berjalan empat menit, Atleti mendapat peluang emas. Sayang bola sepakan Koke masih membentur tiang gawang Chelsea.
Pada menit ke-15, Chelsea mendapat peluang. Namun, tendangan bebas Willian hanya melambung tipis dari gawang Atleti yang dikawal Thibaut Courtois. Usaha Chelsea akhirnya berhasil pada menit ke-36. Umpan silang Azpilicueta diteruskan lewat tendangan first time Fernando Torres. Bola meluncur deras ke dalam gawang Atletico.
Namun keunggulan Chelsea tak bertahan lama. Di pengujung babak pertama, Atletico berhasil menyeimbangkan kedudukan lewat gol cetakan Adrian Lopez. Babak pertama berakhir imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, tuan rumah dan tamu saling tukar serangan. Chelsea yang butuh gol untuk meraih tiket final mulai menggencarkan serangan. Namun, usaha The Blues selalu gagal oleh Atletico yang disiplin dalam bertahan.
Mourinho memutuskan memainkan Samuel Eto’o untuk menambah daya gedor. Namun, Eto’o justru membuat kesalahan yang berbuah penalti buat Atletico. Wasit Nicola Rizzoli menunjuk titik putih setelah Eto’o melanggar Diego Costa.
Costa yang mengambil eksekusi penalti sukses menjalankan tugasnya. Menit ke-60, Atletico unggul 2-1. Chelsea kini butuh dua gol untuk lolos ke Lisabon. Namun, petaka bagi Chelsea berlanjut. Gawang Mark Schwarzer bobol untuk ketiga kalinya pada menit ke-71.
Juanfran memengirimkan umpan silang, Arda Turan menyambutnya dengan sundulan yang masih membentur mistar. Turan bereaksi cepat dengan meneruskan bola muntah ke dalam gawang Chelsea.
Skor 3-1 untuk Atletico bertahan hingga pertandingan usai. Atletico akan menantang Real Madrid di Stadion da Luz, Lisabon, 24 Mei 2014 mendatang.