Juventus harus menerima pil pahit setelah disingkirkan Benfica di depan pendukungnya sendiri pada laga semifinal leg kedua Liga Europa, Jumat (02/05/14) dini hari WIB tadi. Bianconeri ditahan imbang tanpa gol.
Usai pertandingan, Antonio Conte mengkritik kinerja wasit Mark Clattenburg yang dianggapnya membiarkan para pemain Benfica melanggar dengan cara yang kasar. Secara statistik memang Benfica telah membuat pelanggaran sebanyak 17 kali dan mengantongi lima kartu kuning plus satu kartu merah.
"Mengecewakan, karena laga ini sudah di luar batas. Beberapa insiden-insiden tidak berpihak pada kami. Benfica melanggar kami dan wasit membiarkan mereka melakukannya," keluh Conte yang dilansir Football Italia.
"Wasit memberikan perpanjangan waktu enam menit ketika kami telah melalui tiga menit tanpa bermain. Jadi hal itu jelas membohongi kami," sambung Conte.
Conte merasa penampilan Benfica pada dua leg laga semifinal, tidak pantas mendapatkan tiket final. Pasalnya sepanjang dua leg pertandingan semifinal, wakil Portugal itu hanya menunggu peluang dan hanya mendapatkan dua tembakan on target.
"Sangat aneh, hanya dengan dua tembakan ke gawang sepanjang dua leg, Benfica dapat lolos ke final. Seharusnya Juventus yang layak lolos ke final," pungkas Conte.