Kedisliplinan barisan belakang Sunderland mampu meredam pemain agresif MU sejak awal laga. Luis Nani memperoleh peluang menit 18, namun tendangannya masih tipis di atas mistar gawang.
Pada menit ke-30 malah Sunderland yang unggul 1-0 atas tuan rumah Setan Merah melalui gol yang dicetak Sebastian Larsson memanfaatkan operan Connor Wickham.
Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Sunderland.
Babak ke-2, Iblis Merah tak mau kehilangan muka di hadapan publik sendiri dengan mendominasi telak penguasaan bola atas Sunderland.
Permainan sayap dari Nani dan Valencia, terlihat lebih hidup ketimbang di babak pertama. Michael Carrick dan Daren Flechter juga terlihat lebih memiliki visi bermain di pusat skema.
Nemanja Vidic, nyaris saja membuat publik Old Trafford bersorak andai tandukannya di menit ke-63 tak berhasil diselamatkan Mannone.
The Black Cats malah nyaris memperbesar keadaan di menit ke-71. Sepakan keras si pemain pengganti, Emanuele Giaccherini, masih menerpa msitar gawang. Sepakan keras Jozy Altidore memanfaatkan pantulan bolanya juga masih jauh melayang.
Namun kedisliplinan pemain belakang Sunderland membuat frustasi tim asuhan Ryan Giggs. Hingga akhir laga kedudukan 0-1 tak berubah untuk kemenangan tim tamu.
Kekalahan ini membuat MU tertahan di peringkat ketujuh dengan 60 poin. Sedangkan Sunderland naik ke peringkat 17 dengan 35 poin sekaligus keluar dari zona degradasi untuk sementara.