Kurnia Meiga terkena sanksi larangan dua kali bermain memperkuat Arema dalam dua pertandingan Liga Super Indonesia 2014. Selain larangan dua pertandingan, Kurnia harus membayar denda Rp50 juta.
“Kalau dihukum, ya, diterima saja, namanya juga salah. Yang penting semua orang melihat saya sebagai korban provokasi, bukan provokator,” tegas Kurnia Meiga.
PSSI menghukum Kurnia dengan pertimbangan Kurnia dinilai memprovokasi penonton saat Arema bermain di markas Semen Padang, Padang, Sumatera Barat, 29 April 2014.
Tetap berkeyakinan tidak pernah merasa salah, Kurnia meyakini publik yang pantas menilai siapa yang sebenarnya layak menerima hukuman. Tak mau pusing, Kurnia memusatkan perhatian ke Piala AFC melawan Kitchee SC.
Selain Kurnia Meiga, PSSI juga menjatuhkan beberapa sanksi kepada klub dan pemain, seperti Persepam Madura United, PSPS Pekanbaru, Persita Tangerang, pemain Persiba Bantul Eduardo Buzarro, pemain Persikab Bandung Marius.