Manajer Persip Pekalongan, Budi Setiawan mengatakan bahwa dengan tidak bisa diturunkannya Siaka Dembele pada empat pertandingan itu, manajemen Persip merasa dirugikan oleh keputusan PSSI.
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan PSSI tetapi Siaka Dembele tetapi tidak bisa diturunkan pada kompetisi Divisi Utama karena dinilai masih ada sejumlah permasalahan administrasi terhadap pemain asal Pantai Gading itu. Kami merasa dirugikan dengan keputusan tersebut," ujar Budi.
Menurut dia, sejumlah permasalahan adminsitrasi Siaka Dembele, antara lain visa yang telah habis masa berlakunya serta salah pengetikan surat dari Kementerian Tenaga Kerja yang seharusnya pemain asal Pantai Gading itu menjadi milik Persip tetapi ditulis milik Persepam Madura.
"Kami sudah secara lisan menyampaikan protes kepada PSSI atas kejadian tersebut yang mengakibatkan Saika Dambele tidak dapat dimainkan pada empat laga, yaitu menghadapi Persis Solo, Persipur, Persiku dan PSIR Rembang," ujar Budi.
Ia mengatakan selain tidak diperkuat Siaka Dembele, manajemen Persip juga menghadapi masalah dengan tidak bisa diturunkannya Sanau Salia dan Reza menjelang pertandingan melawan PPSM Magelang, Sabtu (10/05/14) sore.
"Kedua pemain inti Persip ini sedang mengalami cedera sehingga sudah bisa dipastikan mereka akan absen saat tim Laskar Kalong menghadapi PPSM Magelang," ujar Budi.
Ia mengatakan sebelumnya Sanau Salia mengalami cedera pada engkel kaki saat Persip berlaga melawan Persiku Kudus dan Reza yang berpoisisi sebagai pemain belakang Laskar kalong mengalami hamstring.
"Namun demikian kami berharap pada para pemain tetap semangat dan mampu meraih poin penuh saat menghadapi PPSM Magelang di Stadion Kraton Pekalongan," pungkas Budi Setiawan.