Sponsor Janjikan Rp18 Miliar

Pemain Persipasi Terancam

Senin, 12 Mei 2014 21:21 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Kabar ini sedikit banyak melegakan saat kondisi Persipasi yang mengenaskan. Manajemen Persipasi tidak mampu lagi membayar kontrak pemain sejak bulan Februari 2014.

“Dana itu sebenarnya sangat mencukupi untuk kami mengarungi musim kompetisi ini," kata Manajer Persipasi Fachri Sinaga di Bekasi, Senin (12/5/14).

Fachri menjelaskan dana yang dibutuhkan pihaknya untuk mengarungi musim kompetisi tersebut mencapai Rp150 juta per pertandingan, “Dana itu dialokasikan untuk akomodasi, travel, hingga bonus pemain.”

Pemain tengah terancam diusir dari lokasi penginapan akibat manajeman yang masih menunggak pembayaran sewan. Selain itu, uang kontrak seluruh pemain sudah terlambat dibayarkan sejak Februari 2014.

Kendati demikian, jelas Fachri, tawaran sponsor itu terganjal persoalan berupa ketiadaan markas (home base) Persipasi selama bergulirnya musim kompetisi Divisi Utama 2014 setelah diusir Pemerintah Kota Bekasi dari Stadion Patriot Bekasi.

"Hanya saja, sponsor yang sudah siap menyuntikkan dana hingga Rp18 miliar tidak bersedia jika Persipasi tidak memiliki kandang. Mereka perlu media untuk memajang logo dan merek produknya,” ungkap Fachri.

Ketiadaan kandang Persipasi diakibatkan munculnya larangan dari Pemkot Bekasi kepada Persipasi untuk menggunakan Stadion Patriot sebagai kandang karena pembangunan fisik yang belum rampung 100 persen dan ketidakjelasan pengelolaan Stadion Patriot.