1. Marouane Fellaini
Manchester United menggelontorkan dana sebesar 28,5 juta pound atau sekitar Rp 514,48 miliar (kurs Rp19.459) untuk memboyong Fellaini dari Everton. Pemain asal Belgia itu datang ke Old Trafford menyusul bekas bos The Toffes, David Moyes.
Bersama Moyes di MU, Fellaini langsung jadi andala. Sayang dia gagal bersinar. MU pun hanya meraih hasil imbang dalam tiga laga pertama Premier League.
Bukan hanya itu. Ketika Fellaini turun gelanggang, MU lebih sering keok. Dari 12 kali kekalahan MU di Premier League, lima di antaranya diperkuat Fellaini.
Rapor Fellaini makin merah lantaran menderita cedera pada pertengahan musim. Pemain 26 tahun itu harus absen dalam 12 laga Premier League, karena cedera punggung dan pergelangan tangan.
2. Pablo Osvaldo
Pada musim 2013-2014, Southampton jorjoran membeli sejumlah pemain. The Saints aktif berburu di bursa transfer dan akhirnya mendapatkan pesepakbola ternama dari Serie-A, Pablo Osvaldo.
Southampton menghabiskan dana 13,5 juta pound untuk mendaratkan Osvaldo dari AS Roma. Namun, aksi Osvaldo bersama kubu St. Mary's Stadium hanya bertahan sekitar enam bulan.
Pada bursa transfer musim dingin, Southampton melepas Osvaldo ke Juventus dengan status sebagai pemain pinjaman. Alasannya, Osvaldo berkelahi dengan rekan setimnya, Jose Fonte. Manajemen Soton juga mendenda Osvaldo sebesar 40.000 pound (Rp779,32 juta).
Selain masalah indisipliner, penampilan Osvaldo bersama Southampton biasa-biasa saja. Dari 13 laga Premier League, pria 28 tahun itu hanya mencetak tiga gol.
3. Roberto Soldado
Pemain asal Spanyol makin hari kian jadi favorit klub-klub Premier League. Salah satu adalah Roberto Soldado. Dia didatangkan Tottenham Hotspur dari Valencia dengan mahar 26,5 juta pound (Rp476,37 miliar).
Debut Soldado bersama Spurs cukup manis. Striker jebolan akademi Real Madrid itu selalu mencetak gol dalam dua laga pertama Premier League. Setelah itu, ketajaman Soldado menumpul.
Setelah dinilai gagal bersinar, posisi Soldado kembali direbut Emmanuel Adebayor sejak Tim Sherwood mengambil alih posisi manajer, menyusul lengsernya Andre Villas-Boas. Bahkan Sherwood lebih menyukai penyerang muda Harry Kane dibandingkan Soldado.
Sepanjang musim ini, Soldado hanya menyumbang enam gol dan lima assist dari 28 penampilan di Premier League.
4. Stevan Jovetic
Manchester City memang menjuarai Premier League musim ini, tapi penggawa baru mereka, Stevan Jovetic, kurang memberi kontribusi. Selain karena cedera, Jovetic kesulitan beradaptasi di Inggris.
The Citizens harus merogoh koceknya sedalam 23 juta pounds untuk mendatangkan Jovetic dari Fiorentina. Apa mau dikata, dana senilai Rp448,11 miliar itu menguap, setelah pemain internasional Montenegro itu tampil jauh dari harapan.
Sudah sulit menembus tim inti City, Jovetic ketiban musibah. Pemain 24 tahun itu dibelit cedera betis dan hamstring secara beruntun. Jovetic pun harus absen sekitar tiga bulan.
Seusai pulih, Jovetic lebih sering jadi penghias bangku cadangan Manchester Biru. Sepanjang musim ini, Jovetic hanya mengais tiga gol dari 13 laga liga.
5. Erik Lamela
Spurs memang bisa dibilang tim paling sial. Mereka mendapat uang berlimpah seusai menjual Gareth Bale ke Real Madrid. Namun, banyaknya pemain yang dibeli Spurs tak ada yang mampu menggantikan performa Bale dan melejitkan klub London utara itu ke papan atas Premier League.
Bersama Soldado, Erik Lamela adalah pemain mahal yang dibeli Spurs pada musim ini. Lamela ternyata lebih apes. Bekas pemain AS Roma itu harus beristirahat panjang hingga akhir musim, karena cedera punggung sejak pertengahan Januari 2014.
Sebelum cedera, pemain berpaspor Argentina itu lambat beradaptasi dengan Premier League. Lamela gagal mencetak satu gol pun dari sembilan penampilan di Premier League. Padahal, pada musim terakhir bersama Roma, Lamela mampu memanen 15 gol dari 33 penampilan Serie-A.