Persipura 9-2 Yangon United

Erick: Yangon Dapat Pelajaran

Selasa, 13 Mei 2014 23:01 WIB
Editor:
 Copyright:

Setelah kalah dari Persipura telak 9-2 pada laga Piala AFC di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Erick Wiliams mengakui bahwa Yangon United mendapat pelajaran berharga dari Mutiara Hitam.

"Kami kalah dari Persipura dengan gol yang cukup banyak dan saya tidak menyangkanya. Pertandingan ini menjadi pelajaran penting dan berharga bagi Yangon United," kata Erick Wiliams kepada pers di Jayapura, Papua.

Menurutnya, Pyae Pyo dan kawan-kawan telah bermain bagus karena sempat menyamakan kedudukan di menit ke-20, tetapi setelah gol ketiga dan gol ke lima dari anak-anak Persipura, timnya bermain tidak konsentrasi lagi. Terlebih, ketika pemain Aung Thaik dikartu merahkan karena menggagalkan gol yang ditendang Titus Bonai.

"Menurut saya gol ke tiga dan ke lima dari Persipura berbau offside, tapi wasit tidak jeli. Soal kartu merah, saya tidak bisa berpendapat karena pemain itu yang melakukannya," keluh Erick.

Erick yang pernah menukangi sejumlah tim LSI diantaranya PSMS Medan dan Perseman Manokwari juga menyampaikan kekalahan yang dialami skuadnya tidak terlepas dari waktu istirahat dan kesiapan tim.

"Anak-anak baru berkumpul beberapa waktu dengan sembilan pemain. Dan itu sangat sulit untuk latihan, persiapkan diri untuk AFC. Kita seharusnya punya waktu yang banyak untuk persiapkan diri tapi tidak ada," ujar Erick.

Tim Persipura, kata Erick merupakan tim yang telah berlaga di liga profesional sejak delapan tahun terakhir, sementara Yangon United baru lima tahun terakhir.

"Jelas kami kalah level. Persiapan kurang, pendanaan pas-pasan dan memiliki kualitas pemain yang masih jauh dibawah Persipura. Jadi selamat untuk keberhasilan ini, Persipura layak ke babak selanjutnya di AFC," kata Erick.

Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 12 ribu pasang mata di markas Mutiara Hitam, tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu berhasil meraih kemenangan besar atas juara liga Myanmar itu dengan skor sangat mencolok, 9-2. Lima gol diantaranya dicetak oleh striker asing asal Liberia, Fodai Boakai Eddie.