Selaku fans berat Manchester City, Liam Gallagher selalu ada di sisi tim saat memastikan gelar juara. Liam ada di Stadion Etihad ketika pasukan Manuel Pellegrini mengunci predikat juara. Dia kemudian mengikuti tim ke Balai Kota Manchester saat mereka menggelar perayaan.
Kepada MCTV, Liam mengungkapkan rasa cintanya kepada City, khususnya sang manajer, Pellegrini. Manuel Pellegrini sangat indah, saya mencintainya. Saya ingin dia mengadopsi saya.”
Ya, Liam makin mencintai Pellegrini karena dia menilai pencapaian City tak lepas dari permainan atraktif yang diusung manajer asal Cile tersebut.
“Kami menjadi juara dengan mencetak 102 gol. Kami mencatat rekor gol di semua kompetisi dalam sejarah Inggris. Ini adalah cara yang harus dimainkan tim dengan pemain berkualitas yang kami punya,” jelas Liam. “Yang terpenting adalah kami sudah mengubah cara bermain.”
Selain Liam, sang saudara yang juga pentolan Oasis, Noel juga menjadi saksi ketika City mengangkat trofi. Noel menegaskan, pencapaian kali ini membuktikan City bukan tim yang hanya sukses sesaat. “Ini membuktikan kami bukan tim besar sesaat seperti Blackburn Rovers atau Leeds United.”
Noel juga bercerita mengenai bagaimana dia bisa mendapatkan ban kapten milik Vincent Kompany. “Saya mendapatkan ban kapten Komoany. Saya melihatnya di lorong ruang ganti dan saya langsung merebut ban kapten darinya.”