Juventus Stadium di Kota Turin, Italia, akan menjadi arena bertarung dua klub dari selatan Eropa, Sevilla dan Benfica. Kedua kubu harus berjuang keras untuk tampil di laga puncak.
Benfica selamat dari terkaman Juventus di semfinal, sedangkan Sevilla lolos berkat gol detik terakhir pada leg kedua semifinal melawan Valencia. Kenyataan ini yang membuat pelatih Benfica, Jorge Jesus mengatakan tak ada favorit di final nanti.
“Tak satu pun klub yang lolos ke final sebagai favorit,” ujar Jesus menjelang laga kontra Sevilla. “Kami memiliki peluang yang sama. Anda harus sangat bagus untuk bisa ke final. Jadi saya menaruh respek kepada Sevilla karena berhasil lolos ke final bersama kami.”
Di kubu lawan, pelatih Unai Emery juga memilih berhati-hati dalam berpendapat. “Mereka memiliki tim yang sangat bagus. Bukan hanya tim bagus, mereka juga pekerja keras,” ujar Emery tentang lawannya.
Sevilla tampil ke final dengan membawa ambisi mengulangi pencapaian pada 2006 dan 2007 lalu, saat mereka menjadi kampiun di ajang ini. “Kami akan memberikan segalanya sejak menit pertama hingga akhir,” ujar Kevin Gameiro, penyumbang gol terbanyak Sevilla.
“Kami akan menikmati momen dan berusaha memenangi final, karena kami ke Turin bukan untuk menonton Benfica. Kami tahu trofi ini penting bagi klub. Kami akab berjuang merebut yang ketiga,” tegas Gameiro.
Jika Sevilla ingin menjadi kampiun untuk ketiga kalinya, Benfica berambisi menghapus kekecewaan tahun lalu. Ya, Benfica ada di tempat yang sama musim lalu, namun mereka harus rela memberikan trofi kepada Chelsea.
Berbeda dengan musim lalu, kali ini Benfica mengusung ambisi lebih besar. Klub berjuluk As Aguias sedang mengincar mengukir sejarah dengan merebut empat gelar atau quadruple musim ini. Mereka sudah merengkuh dua gelar, Liga Portugal dan Piala Liga. Tinggal Liga Europa dan Piala Portugal yang belum disabet.
Bicara sejarah, Benfica termasuk klub yang tak beruntung di kompetisi Eropa. Sejak menjadi juara Eropa pada 1962, mereka tak lagi pernah menjadi kampiun di kancah Eropa, meski mereka tujuh kali tampil di laga final (1963, 1965, 1968, 1983, 1988, 1990, dan 2013.
FAKTA LAGA
Benfica dan Sevilla baru sekali bertemu di kancah Eropa. Mereka bertarung pada babak awal Piala Champions 1957/1958. Sevilla menang 3-1 saat jamu Benfica. Laga di Lisbon sendiri berakhir 0-0.
Sevilla memiliki rekor 100 persen di final kompetisi Eropa. Mereka selalu menjadi juara dari dua kali tampil di final. Mengalahkan Middlesbrough pada final Piala UEFA 2006 dan menekuk Espanyol pada tahun berikutnya.
Benfica selalu kalah dalam tujuh final di kompetisi Eropa terakhir. Mereka belum pernah menjadi juara di kancah Eropa sejak 1962.
Benfica menjadi juara di Eropa pada 1961 dan 1962 setelah mengalahkan klub asal Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.
HEAD TO HEAD
26/09/57 Benfica 0-0 Sevilla (Liga Champions)
19/09/57 Sevilla 3-1 Benfica
LIMA LAGA TERAKHIR
SEVILLA
05/05/14 Sevilla 0-0 Villarreal (La Liga)
02/05/14 Valencia 3-1 Sevilla 1 (Liga Europa
28/04/14 Athletic Bilbao 3-1 Sevilla 1 (La Liga)
25/04/14 Sevilla 2-0 Valencia 0 (Liga Europa)
21/0414 Sevilla 4-0 Granada 0 (La Liga)
BENFICA
11/05/14 Porto 2-1 Benfica 1 (Liga Portugal)
05/05/14 Benfica 1-1 Vitoria Setubal 1 (Piala Liga)
02/04/14 Juventus 0-0 Benfica 0 (Liga Europa)
25/04/14 Benfica 2-1 Juventus 1 (Liga Europa)
21/0414 Benfica 2-0 Olhanense 0 (Liga Portugal)
PERKIRAAN FORMASI
Sevilla (4-2-3-1): Beto; Navarro, Parejo, Fazio, Coke; Carriço, Mbia; Vitolo, Rakitic, Reyes; Bacca
Kemungkinan absen: Cheryshev, Cristoforo (cedera), Jairo (sanksi)
Pelatih: Unai Emery
Benfica (4-4-2): Moraes; Pereira, Garay, Luisao, Siqueira; Djuricic, Amorim, A.Gomes, Gaitan; Lima, Rodrigo
Kemungkinan Absen: Silvio, Fejsa (cedera), Perez, Salvio, Markovic (sanksi)
Pelatih: Jorge Jesus
PREDIKSI
Benfica memiliki catatan buruk menghadapi lawan asal Spanyol dalam tiga dekade terakhir. Dalam 14 laga, Benfica belum pernah menang melawan klub Spanyol.
Untuk laga final nanti, Benfica tak bisa memainkan trio Eduardo Salvio, Enzo Perez, dan Lazar Markovic yang terkena akumulasi kartu. Padahal ketiga pemain ini adalah pilar. Bahkan Markovic selalu tampil memperkuat Benfica di Liga Europa musim ini.
Masalah Benfica tak hanya itu, mereka juga tak bisa memainkan Eduardo Savio yang masih berkutat dengan cedera. Namun, spirit membalaskan kegagalan musim lalu akan menjadi modal bagi pasukan Jesus.Apalagi, meski banyak pemain absen, di atas kertas Benfica memiliki kualitas pemain sedikit di atas Sevilla.
Absennya pemain Benfica tentu membuat laga akan berjalan sengit. Dan Benfica pun kemungkinan akan lebih memperhatikan soliditas di lini belakang mereka.
Ladbrokes: 3.10-3.30-2.30
William Hill: 2.88-3.30-2.25
INDOSPORT: 31%-30%-39%