Pada laga tersebut, Persib berhasil menahan imbang 1-1 Ajax Amsterdam, lewat gol balasan yang diciptakan Makan Konate.
"Saya ucapkan selamat kepada pemain yang bisa bermain baik," ujar Djadjang saat ditemui tim INDOSPORT seusai pertandingan.
Dirinya sedikit menceritakan pengalaman Persib melawan klub besar dunia di era 90'an silam, skor 8-0 harus diterima Persib saat bermain kontra AC Milan.
Melawan Ajax, dinilai Djadjang menjadi suatu kebanggaan bagi Persib. "Ini pertandingan bagus untuk Persib. Kini Persib menunjukkan kemajuan bisa menahan Ajax," ungkapnya.
"Saya juga puas, permainan kita cukup disiplin dan pemain menjalankan intruksi sebaik-baiknya," ungkap ia.
Meski mendapat pujian dari pelatih Ajax, Frank de Boer, pelatih yang akrab disapa Djanur itu tetap merendah dan menilai Ajax bermain lebih baik dari timnya.
"Kalau dibilang lebih baik dari Ajax, saya kira berlebihan, justru Ajax lebih mendominasi. Tapi kami bisa memainkan counter attack yang bagus," ujarnya.
Djanur menambahkan, bisa menahan imbang klub yang menjuarai Liga Belanda musim lalu, membuat kepercayaan diri para pemainnya lebih bagus untuk mengawali laga di putaran kedua wilayah Barat Kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014.