Laga final DFB Pokal antara Bayern Munchen dan Borussia Dortmund berjalan seperti yang sudah diprediksikan sebelumnya.
Robert Lewandowski yang di musim depan akan berbaju Bayern Munchen secara mengejutkan turun sebagai starter di lini depan Dortmund.
Bayern Munchen memiliki kesempatan pertama saat Thomas Muller tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Dortmund, Roman Weidenfeller, yang mampu mematahkan serangan Muller.
Dortmund tak mau tampil inferior. Juara bertahan di ajang ini juga melancarkan serangan lewat Marco Reuss, namun belum menemui sasaran.
Sengitnya pertandingan membuat Philipp Lahm harus ditarik keluar, untuk digantikan Franck Ribery. Babak pertama harus selesai tanpa gol yang tercipta.
Laju pertandingan di babak kedua bertambah kencang. Namun hingga 90 menit waktu normal, gol pun belum tercipta. Pertandingan pun harus dilanjutkan di babak tambahan.
Dortmund bermain tringginas di babak tambahan. Sebuah sundulan Mats Hummels masih bisa disapu di depan gawang Munchen.
Hingga akhirnya sebuah umpan silang Jerome Boateng berhasil dikonversi Robben menjadi gol, untuk merubah skor menjadi 1-0.
Di ujung pertandingan Robben berkesempatan menggandakan kedudukan, namun reaksi tenang Weidenfeller menggagalkan winnger lincah tersebut.
Di menit ke 123, aksi Thomas Muller yang melewati barisan pertahanan Dortmund memastikan gelar ketujuh belas DFB Pokal untuk Bayern Munchen.
Skor 2-0 untuk Bayern Munchen bertahan hingga akhir laga. Dengan hasil ini, Die Rotten sukses menjadi pengumpul titel juara DFB Pokal terbanyak.