Hasil akhir 2-2 Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, membuat Putra memutus rekor manis Persela yang selalu menyapu tiga poin di Surajaya.
Pusam menjadi tim pertama yang meraih peluang saat Pavel Solomin punya kesempatan. Sayang bola sepakan penyerang asal Uzbekistan ini masih mudah diantisipasi kiper Persela Choirul Huda.
Tak mau dipermalukan di hadapan suporter sendiri, Persela memecah kebuntuan pada menit kesembilan. Addison Alves mencetak gol usai menekuk kiper Pusam Rivky Mokodompit.
Gol perdana membuat Persela makin menggila. Setidaknya tuan rumah terus menekan Pusam, seperti lewat aksi Addison dan rekan-rekannya.
Addison Alves kembali menjadi momok bagi Persela saat Addison kembali mencetak gol. Gol kedua Addison terjadi pada menit ke-22 saat sundulan Addison menjebol gawang Rivky usai memaksimalkan bola liar hasil sundulan Zaenal Arifin.
Tak mau pulang dari Pulau Jawa dengan tangan hampa, Pusam terus berupaya meraih gol dan poin. Kerja keras Pusam membuahkan hasil pada menit 26 pada menit Lerby Elyandry. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua ritme pertandingan nyaris tidak berubah, kedua tim tetap berusaha keras meraih tambahan gol. Persela hampir memetik gol ketiga bila bola tendangan Srdan Lopicic tidak mengenai tiang gawang Pusam.
Giliran Pusam bergembira ketika menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Kali ini yang menjadi bintang Pusam adalah Naser Al-Sebai. Bek asal Mesir ini memasukkan bola ke gawang Persela lewat sundulan pada menit 50.
Skor imbang membuat tensi makin memanas. Namun hingga pertandingan tuntas tidak ada gol tercipta. Persela gagal mempertahankan keunggulan 2-0 dan harus puas berbagi skor akhir 2-2 dengan Putra Samarinda.