Profil Tim Piala Dunia 2014

Ghana Siap Tebar Ancaman

Selasa, 20 Mei 2014 19:22 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Tim berjuluk Bintang-bintang Hitam ini mencapai 16 besar pada debutnya di Piala Dunia 2006 di Jerman, dan sukses mencapai delapan besar empat tahun silam di Afrika Selatan.

Mereka sekarang bertekad menjadi tim Afrika pertama yang mampu mencapai semifinal di turnamen akbar di Brasil mendatang.

Pada kualifikasi putaran kedua zona Afrika, catatan Ghana nyaris sempurna. Mereka memenangi lima dari enam pertandingan Grup D, untuk kemudian meloloskan mereka ke kualifikasi putaran ketiga.

Di fase ini, Ghana menang agregat 7-3 atas Mesir untuk memastikan tiket ke Brazil. Tim Afrika barat ini tampil sangat bagus saat menjamu Mesir di Kumasi pada pertandingan pertama. Kapten tim, Asamoah Gyan mencetak dua gol.

Pelatih Kwesi Appiah, yang merupakan asisten pelatih pada Piala Dunia Afsel, mampu mendongkrak rasa percaya diri para pemain asuhannya, meski terdapat rumor bahwa ia akan digantikan dengan pelatih asing.

Mantan bek internasional Ghana berusia 53 tahun ini menorehkan sejarah ketika ia menjadi pelatih lokal pertama yang memimpin Negara itu ke Piala Dunia pada tahun lalu.

Meski harus berhadapan dengan dua negara besar sepak bola, Jerman dan Portugal, Appiah menganggap Grup G sebagai grup yang berimbang. Ia menegaskan Ghana tidak takut dengan lawan-lawannya yang memiliki nama besar.

"Kami bermain melawan Jerman, AS, dan Portugal di grup kami, namun kami sudah pergi sejauh ini dan kami tidak dapat merendahkan atau meninggikan tim manapun, pertandingan akan berlangsung dan ini adalah permainan semua orang," ucap dia.

 "Jika Anda lolos ke Piala Dunia dan Anda takut terhadap lawan-lawan Anda, mungkin lebih baik Anda tidak pergi ke kompetisi itu."

Jerman, yang tiga kali menjadi juara dunia, merupakan favorit kuat untuk memenangi Grup G. Sehingga ada satu tiket lagi yang dapat diperebutkan oleh ketiga tim lainnya.

Ghana memulai perjalanan mereka dengan menghadapi AS pada 16 Juni di Natal. Sebelumnya mereka telah mengalahkan AS dalam dua pertemuan sebelumnya di Piala Dunia.

Pada 2006 Ghana menang 2-1 di fase grup, dan empat tahun kemudian mereka kembali menyingkirkan AS dengan skor yang sama pada putaran 16 besar.

Pertandingan melawan AS akan menjadi sangat penting, terlebih dengan keinginan AS untuk membalas dendam akibat kekalahan-kekalahan sebelumnya.

Pertandingan fase grup kedua mereka adalah melawan Jerman pada 21 Juni di Fortaleza, Brasil.

Sedangkan Portugal, yang diperkuat Cristiano Ronaldo, akan menjadi lawan terakhir mereka di fase grup pada 26 Juni di Brasilia.

"Ronaldo merupakan pemain terbaik dunia dan tidak diragukan lagi, ia begitu penting bagi tim Portugal, namun bagi kami, kami tidak akan terganggu dengan keberadaannya," ucap ia.

Kekalahan yang mereka derita saat disingkirkan Uruguay pada 2010 di perempat final masih terasa menyakitkan. Namun hal itu memberikan motivasi besar kepada para pemain yang tampil pada pertandingan itu untuk menulis ulang sejarah.

Asamoah Gyan, yang gagal mencetak gol penalti, menyusul handball kontroversial Luis Suarez di mulut gawang, memiliki misi menoreh rekor golnya untuk Ghana, di mana saat ini ia telah mengemas 38 gol internasional.

Hadirnya Essien memberi suntikan semangat yang besar kepada Ghana, terlebih lagi gelandang berpengaruh ini absen pada Piala Dunia 2010 akibat cedera yang sempat mengancam kariernya.

Essien terlihat kembali ke permainan terbaiknya saat mereka menghancurkan Mesir, dan ia diharapkan mampu mempertahankan level permainan seperti itu saat dirinya bugar dan bebas cedera.

Bintang AC Milan itu akan bergabung di lini tengah bersama Kwadwo Asamoah, Andre Ayew, dan Kevin-Prince Boateng.

Keempat pemain ini dapat menghadirkan permainan dinamis, bertenaga, dan cepat yang dapat menghadirkan masalah bagi lawan-lawan di Piala Dunia.

Ghana juga dapat memanggil dua pemain paling bersinar dalam diri Jordan Ayew dan Abdul Majeed Waris, yang keduanya tampil sangat impresif untuk urusan mencetak gol di Liga Prancis bersama Sochaux dan Valenciennes.