Sejak datang pada 2010, Yaya Toure menjelma menjadi nyawa permainan Manchester City. Pemain asal Pantai Gading itu berperan penting saat membawa City dua kali juara Premier League, Piala FA, dan Piala FA.
Namun, kini hubungan asmara Yaya Toure dan The Citizens terancam putus. Kabarnya gelandang 31 tahun itu ingin meninggalkan Etihad Stadium pada bursa transfer musim panas 2014. Alasannya, hanya gara-gara City lupa dengan hari ulang tahunnya.
Bekas pemain Barcelona itu berulang tahun pada 13 Mei, dua hari setelah pertandingan terakhir Premier League, di mana City keluar sebagai juara. “Yaya sangat marah dan ia ingin meninggalkan City,” kata agen Yaya Toure, Dimitry Seluk, kepada The Sun.
“Ada beberapa hal yang membuat Yaya merasa sakit hati. Ia harus berkonsentrasi pada Piala Dunia 2014 sekarang. Tapi City telah memperlakukannya dengan tidak hormat dan benar-benar menyakitinya.”
“Mereka tidak tahu bahwa uang tidak bisa membeli suatu hubungan. Bahkan Sheikh juga tak bisa membelinya. Ini bukan tentang uang atau kontrak baru, ini tentang hubungan manusia, dan City telah menunjukkan mereka tidak menghormati ia. Saya ulangi, ini bukan tentang uang. Bahkan, ia hanya butuh waktu sebentar untuk kembali ke Barcelona,” papar Seluk.
“Klub melupakan hari ulang tahun Yaya Toure, yang menandakan mereka tidak peduli kepadanya. Lupa? Melupakan Yaya Toure? Pemain yang membantu Anda untuk menjadi dua kali juara Premier League? Orang yang membantu Anda memenangkan Piala FA dan Piala Liga?”
Seluk mengungkap, usai memenangkan gelar pada 11 Mei 2014, sehari kemudian tim pergi ke Abu Dhabi. Namun, pada 13 Mei 2014, saat pesta besar untuk merayakan gelar, tak seorang pun datang ke Yaya Toure untuk ucapkan selamat ulang tahun.
Sepanjang kariernya bersama City, Yaya Toure telah mencatat 38 gol dan 27 assist dari 134 penampilannya di Premier League. Dia juga mencatat enam gol dari 29 pertandingan di Liga Champions.