Real Madrid terakhir kali mengangkat trofi Liga Champions pada musim 2001-2002. Los Blancos merebut trofi kesembilan Liga Champions setelah mengalahkan Bayer Leverkusen di Hampden Park, Glasgow.
Kemenangan Madrid pada saat itu tidak lepas dari peran Zinedine "Zizou" Zidane. Gol Lucio pada menit ke-13, membawa Leverkusen menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah Raul Gonzalez membuat gol pada menit kedelapan. Namun, gol spektakuler Zidane pada menit ke-45 kembali membawa Madrid unggul 2-1.
Kini, Nacho Fernandez, berharap sejarah 12 tahun silam itu bisa kembali di Stadion do Sport Lisboa e Benfica, Lisbon, Sabtu (24/05/14). Madrid kembali melaju ke final Liga Champions dan akan menghadapi rival sekota mereka Atletico Madrid.
“Kami sudah menunggu selama bertahun-tahun dan kami sudah gatal menanti hari Sabtu. Saya ingat gol Zidane membuat keluarga saya di rumah melompat dengan sukacita. Saya harap saya akan melompat lagi pada Sabtu nanti, juga tim dan para fans,” ujar Nacho, seperti dikutip Inside Spanish Football.
Uniknya, Atletico saat ini memiliki kesamaan dengan Leverkusen pada 2001-2002. Keduanya adalah sama-sama tim kuda hitam yang mampu memberikan kejutan. Namun, Nacho tetap optimistis Los Merengues bisa meraih La Decima musim ini.
“Ada suasana yang sangat positif dalam skuad. Kami bagus secara fisik dan hubungan pemain di dalam skuad sangat erat. Ini adalah final, kedua tim sama kuat,” kata Nacho.
“Tapi kami adalah Real Madrid dan kami telah memenangkan gelar sebelumnya,” kata bek 24 tahun itu.