Real Madrid 4-1 Atletico Madrid

Dari Ancelotti hingga Ronaldo

Minggu, 25 Mei 2014 12:42 WIB
Editor: Yusuf Abdillah
 Copyright:

Catatan unik dan rekor terukir saat Real Madrid meraih trofi Liga Champions untuk kesepuluh kalinya alias La Decima. Dengan sepuluh trofi, Madrid makin memperpajang rekor sebagai klub dengan koleksi trofi terbanyak di ajang ini.

Pencapaian ini juga membawa Carlo Ancelotti menyamai prestasi Bob Paisley sebagai pelatih yang tiga kali menjuarai Liga Champions. Paisley membawa Liverpool juara pada 1977, 1978, dan 1981.

Tak hanya itu, Ancelotti juga menyamai Ernst Happel (Feyenoord, Hamburger SV), Ottmar Hitzfeld (BorussiaDortmund, Bayern Muenchen), Jose Mourinho (Porto, Inter Milan), dan Jupp Heynckes (Madrid, Bayern) yang menjadi juara bersama dua klub berbeda.

Dalam laga ini, Madrid terselamatkan oleh gol Sergio Ramos pada menit ke-93. Ini merupakan gol paling telat di final Liga Champions. Gol itu juga merupakan gol injury time ketiga di final. Dua gol lain terjadi pada laga Manchester United vs Bayern di final 1999.

Dengan tambahan satu gol di final, Cristiano Ronaldo total mencetak 17 sepanjang musim ini, tertinggi sepanjang sejarah Liga Champions. Ronaldo juga menjadi pemain kedua yang mencetak gol di final untuk dua klub berbeda. Dia menyamai Velibor Vasonic.

Selain Ronaldo, pencetak gol Madrid lain juga memiliki catatan sendiri. Marcelo misalnya, dia menjadi pemain Brasil keenam yang mencetak gol di final Liga Champions. Sedangkan Gareth Bale merupakan pemain Wales pertama yang membuat gol di final Liga Champions.

Madrid menjadi kampiun setelah secara gemilang mencetak tiga gol pada babak waktu tambahan. Catatan yang membawa Madrid menjadi klub kedua, setelah MU, yang membuat tiga gol pada babak tambahan.

Catatan emas juga dibuat Iker Casillas yang menjadi pemain ketiga yang mengangkat trofi Liga Champions, Piala Dunia, dan Euro. Casillas menyamai Franz Beckenbauer dan Didier Deschamps.

Fakta unik juga terjadi di final kali ini. Ya, untuk pertama kali sepanjang sejarah, tiga pemain belakang mencetak gol di final Liga Champions. Bukan cuma itu, laga final kali ini juga menjadi laga puncak “terkotor” dengan keluarnya 12 kartu kuning.