Dari dua pertandingan sebelumnya, menghadapi Pelita Bandung Raya (PBR) dan Arema Cronus, Persib Bandung hanya mampu bermain imbang. Hasil yang memaksa Maung Bandung turun ke peringkat tiga klasemen sementara ISL 2014 dengan raihan 22 poin.
Posisi Persib di klaseman masih belum aman dari ancaman serius. Sebabnya jumlah 22 poin yang dimiliki Persib sama dengan koleksi Persija Jakarta yang menempati peringkat empat.
Bukan hanya itu, tim yang menempati posisi lima, PBR cukup membahayakan posisi Persib. Tim yang berjuluk The Boys Are Back mulai menunjukkan grafik menanjak. Dengan catatan itu, Persib wajib meraih poin penuh guna mengamankan posisi di empat besar dan lolos menuju ke babak selanjutnya.
Pelatih Persib, Djadjang “Djanur” Nurdjaman mengaku posisi Persib cukup sulit lantaran selisih poin dengan peringkat di bawah sangat dekat. Djanur pun meminta anak asuhnya mulai meraih kemenangan, dimulai saat hadapi Gresik United.
"Yang pasti besok harus menang. Targetnya pasti menang. Tapi kami juga tidak bisa meremehkan Gresik. Mereka memang kalah dari PBR dengan skor yang cukup meyakinkan 1-4. Tapi itu tidak bisa dijadikan patokan. Karena setiap tim lawan yang menghadapi Persib selalu memiliki motivasi berlipat dan permainan berubah lebih bagus," kata Djanur saat ditemui INDOSPORT.
Pada laga melawan Gresik, Persib dipastikan tidak akan menurunkan bek andalan, Vladimir Vujovic lantaran akumulasi kartu kuning.
Di kubu lawan, pelatih Gresik United, Angel Alfredo Verra mengaku tidak memiliki persiapan khusus dalam menghadapi Persib. Tapi dia akan berupaya untuk mengantarkan timnya meraih poin. "Saya cuma berharap anak-anak bisa bermain maksimal jangan sampai kesalahan kemarin (laga melawan PBR) terulang," ujar dia.