ISL 2014

Tekuk Perseru, Persebaya Beri Kado HUT Kota Surabaya

Sabtu, 31 Mei 2014 20:27 WIB
Editor:
 Copyright:

Persebaya memberi kado kemenangan perayaan HUT Kota Surabaya yang jatuh tepat hari ini, Sabtu (31/05/14). Bermain di Stadion Mandala Jayapura, Bajul Ijo sukses membongkar taktik defensif Perseru Serui dengan skor 0-1. Sebiji gol itu sumbangan M Ilham di menit ke-32, assist Hasyim Kipuw.

"Alhamdulillah, kami bisa mengamankan target tiga poin away di Jayapura. Kemenangan ini juga kado untuk kota ulang tahun Kota Surabaya yang jatuh hari ini," terang asisten manajer, Amran Said Ali usai pertandingan. 

Partai ke-13 Persebaya kali ini mengawali misi penting mencari poin pengganti setelah di laga terakhir ditahan imbang Persipura di Gelora Bung Tomo.

Sempat diganggu kondsi dua pemain asingnya yang dibekap cedera, manajer coach Rahmad Darmawan ternyata bisa menurunkan Emanuel 'Pacho' Kenmogne sejak menit awal. Otomatis, hanya OK John yang absen kali ini. 

Sayangnya, kehadiran Pacho di lini depan kurang optimal. Selain kondisi yang masih belum fit juga lantaran skema bertahan 5-3-2 yang diterapkan pelatih Perseru, Choirul Huda.

Beberapa peluang terjadi, termasuk ketika Greg Nwokolo sukses melewati tiga peman lawan pada menit ke-20. Sayang, tinggal head to head dengan kiper Teguh Amiruddin, sepakan striker naturalisasi asal Nigeria itu terbaca. Semenit berselang, tandukan Greg memanfaatkan crossing Ambrizal juga bisa disergap Teguh.

Kebutuntuan pecah memasuki menit ke-32. Diawali crossing Kipuw, M Ilham dengan cermat melakukan sontekan pelan tanpa bisa diantisipasi kiper.

Keunggulan sementara itu melecut motivasi Bajul Ijo untuk mengakhiri dengan kemenangan besar. Sayang, berulang kali peluang yang tercipta gagal dikonversi gol sebelum wasit Hamsir meniup peluit babak pertama usai. 

Memasuki babak kedua, Persebaya dikejutkan perubahan strategi Perseru. Tiga legiun asingnya, termasuk mesin gol Bajul Ijo musim lalu, Jean Paul Boumsong menebar ancaman ke gawang Jendry Pitoy. Beruntung, ketidakhadiran OK John digantikan dengan baik oleh Ambrizal.

Perseru bahkan sempat menggetarkan mistar ketika I Made Wirahadi melakukan tandukan yang memanfaatkan crossing Boumsong menit ke-54. Pitoy yang berusaha menjangkau gagal, beruntung bola masih membentur mistar. 

Bintara Polri itu bahkan kembali mendapat kesempatan dua menit berselang. Tinggal berhadapan dengan kiper, sepakannya melambung jauh.

Upaya Perseru akhirnya terhenti ketika 90 menit pertandingan berakhir. Tiga poin ini membuat Persebaya mengemas 24 poin dari 13 partai, selisih 1 poin lebih sedikit dengan pemuncak wilayah timur Mitra Kukar.

Usai laga, Choirul Huda mengeluhkan motivasi pasukannya yang melempem di kandang.

"Ini efek kami tidak main di kandang sendiri. Selain itu, tanpa dua pilar belakang (Semme Pierre Patrick dan Bilibig Dian Mahrus), membuka celah yang sukses dimanfaatkan second line mereka. Padahal lini depannya sudah kami matikan dengan minimnya kesempatan mendekati gawang kami," keluh Choirul huda.

Ledakan motivasi baru terangkat di babak kedua. Choirul huda yang gerah dengan aksi armadanya, menekankan bahwa Mandala adalah kandang sementara Perseru.

"Pada babak kedua, saya ingatkan bahwa ini kandang kita. Jangan sampai lawan ambil poin seenaknya. Tapi lawan sudah terlanjur di atas angin," keluh Choirul. 

Sedangkan RD menyebut, kemenangan ini hasil dari kesabaran pemain membongkar ultra defensif Perseru. Dengan lima pemain bertahan plus 3 gelandang, satu-satunya cara adalah dengan memperbesar penguasaan bola.

"Apalagi dengan cuaca panas di Jayapura yang biasa bagi tuan rumah, kami harus main sabar. Ini membuahkan hasil meski banyak peluang di babak pertama yang terlewatkan, yang penting kemenangan tetap terjaga," ujar RD. 


Susunan Pemain 
 

Perseru: Teguh Amiruddin; Liston Fonataba, Michael Ditubun, Sugiono Sihombing, Ferdinando Mote/Abdi Gusti Wicahyono (79), Ali Khadafi, Tony Ayomi, Boas Atururi/Corneles Geddi(75), Sunday Oboh/Yoksan Ama(60), I Made Wirahadi, Jean Paul Boumsong
Pelatih: Choirul Huda

Persebaya: Jandri Pitoy; Ambrizal, Ricardo Salampessy, Hasim Kipuw, Alfin Tuasalamony, Dedi Kusnandar, Manahati Lestusen/Vava Mario Yagalo(90), M Ilham/Marcus Mokake (90+1), Fandi Eko Utomo/Novri Setiawan (70), Greg Nwokolo, Emmanuel Kenmogne
Pelatih: Rahmad Darmawan

Wasit: Hamsir