Jerman mendapat suntikan moral usai membantai Armenia 6-1 pada laga persahabatan di Coface Arena, Mainz. Tekanan Jerman langsung mengalir seketika pertandingan dimulai. Tapi, buruknya penyelesaian akhir membuat pasukan Joachim Loew sulit membobol gawang Armenia.
Beberapa peluang bisa didapat Tim Panzer melalui Jerome Boateng, Marco Reus, Thomas Mueller, Tony Kroos, dan Andre Schuerrle. Namun tak satu pun yang menghasilkan gol di babak pertama.
Di pengujung babak pertama, petaka datang bagi Jerman saat gelandang mereka, Marco Reus, terkapar seteah mendapat jegalan keras dari pemain lawan. Reus akhirnya harus digotong keluar lapangan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Reus tampak menangis saat meninggalkan lapangan. Lukas Podolski masuk sebagai pengganti.
Belum diketahui seberapa parah cedera Reus. Jika kondisinya buruk, kemungkinan besar Reus akan absen membela Jerman di Piala Dunia 2014. Jerman akan melakoni laga perdana melawan Portugal sepuluh hari mendatang.
Meski menguasai bola hingga 76 persen dan melepaskan 13 kali tembakan, Jerman tak mampu membuat gol hingga babak pertama berakhir 0-0.
Jerman melanjutkan dominasi mereka atas lawan di paruh kedua. Pada menit ke-52, Podolski menjadi kreator gol yang dibuat Andre Schuerrle. Podolski mengirimkan bola ke dalam kotak penalti dari sisi kanan yang disambung Schuerrle.
Arsitek Jerman, Joachim Loew memasukkan Kevin Grosskreutz dan Miroslav Klose. Tak lama bermain, Grosskreutz melanggar Gevorg Ghazaryan di dalam kotak penalti. Henrikh Mkhitaryan berhasil menaklukkan kiper Roman Weidenfeller dari titik penalti pada menit ke-69.
Selang tiga menit, Jerman kembali unggul setelah Podolski mencetak gol setelah menerima bola dari Mesut Oezil. Bola sepakan kaki kiri Podolski mendarat mulus di dalam gawang Armenia. Menit ke-73, Jerman kembali membobol gawang lawan. Kali ini lewat Benedikt Hoewedes. Jerman unggul 3-1.
Tiga menit kemudian, giliran Klose yang mencetak gol. Pemain Lazio tersebut menanduk bola umpan Podolski. Berat gol tersebut Klose kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Jerman. Klose total mencetak 69 gol, melampui legenda Jerman, Gerd Mueller.
Pada menit ke-82, Podolski menjadi momok pertahanan Armenia. Penyerang Arsenal itu berandil besar terciptanya gol yang dibuat Mario Goetze. Podolski tak dimungkiri menjadi bintang Jerman pada laga ini dengan menciptakan tiga assist dan sebuah gol.
Saat laga tersisa satu menit, Goetze untuk kedua kalinya menjebol gawang tamu. Goetze dengan lihai memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan. Jerman menutup laga dengan kemenangan mutlak 6-1.
Jerman 6-2 Armenia
Stadion Cofece Arena, Mainz
Wasit: Harald Lechner
Pencetak gol: Scherrle (52), Podolski (72), Hoewedes (73), Klose (76), Goetze (82,89) - Mkhitaryan (70)
Susunan Pemain
Jerman: 22-Roman Weidenfeller; 4-Benedikt Hoewedes, 5-Mats Hummels, 17-Per Mertesacker, 20-Jerome Boateng (Kevin Grosskreutz 67); 6-Sami Khedira (Bastian Schweinsteiger 59), 9-Andre Schuerrle (Goetze 75), 16-Philipp Lahm (Oezil 46), 18-Toni Kroos, 21-Marco Reus (Lukas Podolski 45); 13-Thomas Mueller (Miroslav Klose 67)
Pelatih: Joachim Loew
Armenia: 1-Roman Berezovskiy; 3-Varazdat Haroyan, 5-Robert Arzumanyan, 15-Hrayr Mkoyan, 20-Levon Hayrapetyan; 7-Arthur Yedigaryan, 8-Rumyan Hovsepyan, 10-Gevorg Ghazaryan, 18-Henrik Mkhitaryan, 22-Edgar Manucharyan; 14-Yura Movsisyan
Pelatih: Bernard Challandes