Piala Dunia Brasil 2014

KRL Sao Paulo Mogok 2 Hari

Selasa, 10 Juni 2014 10:32 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Sudah dibayangkan kekacauan lalu lintas di Sao Paulo ketika aksi penghentian layanan subway itu berlangsung. Kota itu akan menjadi tuan rumah laga pembuka Piala Dunia Brasil 2014 antara Selecao melawan Kroasia pada Kamis (12/06/14).

Seperti dikutip AP, Selasa (10/06/14), dari situs resmi serikat pekerja, para pemimpin aksi akan mengambil suara pada Rabu (11/06/14) apakah aksi itu akan berlanjut pada keesokan hari, ketika partai pembuka PD 2014 itu berlangsung.

Tuntutan serikat pekerja itu adalah kenaikan 12 persen gaji, namun Pemerintah Brasil menawarkan tak lebih dari 8,7 persen. Pertemuan antara kedua pihak dan wakil serikat pekerja telah berlangsung pada Senin kemarin. Hasilnya, rapat itu tak menghasilkan keputusan tegas alias deadlock.

Pihak berwenang sangat khawatir dengan aksi pemogokan itu, karena subway merupakan sarana utama transportasi untuk para fans sepakbola, yang akan menghadiri laga Brasil kontra Kroasia. Stadion di mana partai itu dilangsungkan berada 20 kilometer arah timur dari pusat kota Sao Paulo, di mana para wisatawan tinggal.

Banyak pihak yang berharap pemogokan itu segera diselesaikan dengan baik. Keputusan yang menguntungkan kedua pihak dan juga PD 2014 diharapkan dapat dirumuskan ketimbang apa yang telah dihasilkan pada Senin malam waktu Brasil.

Pada Senin siang waktu setempat, polisi sempat membubarkan kerumunan massa sekitar 100 orang yang berdemonstrasi, dengan tembakan gas air mata. Aksi itu telah mencapai hari kelima demonstrasi. Insiden itu membuat kacau lalu lintas Kota Sao Paulo.

"Ini cara yang mereka inginkan untuk bernegosiasi, dengan gas air mata dan tindakan represif," ucap Alexandre Roldan, pimpinan serikat pekerja. Dia bersama rekan-rekannya berkumpul kembali di luar stasiun subway, setelah terjadinya konfrontasi dengan petugas keamanan.