PSSI Wajib Usut Nasib Pesepakbola Penjual Jus Buah

Rabu, 11 Juni 2014 16:31 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, mendesak Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk dapat menyelesaikan kasus Sergei Litvinov yang terpaksa menjual jus buah akibat pihak klubnya PSLS Lhokseumawe telat membayar gaji sebesar Rp124 juta.

"Saya sudah berkomunikasi dengan PSSI dan saya harap PSSI dapat menyelesaikan masalah ini,” ucap Roy.

Roy berharap kasus ini tidak terulang seperti kasus tragis mantan pemain asing Persis Solo, Diego Mendieta, yang wafat akibat tak mampu berobat karena gajinya tertunggak oleh klub.

“Sebetulnya ini menjadi tanggung jawab klub. Tapi kami sebagai pemerintah tak mungkin lepas tangan. Biar PSSI yang menegakan aturan ke klub masing-masing,” tegas Roy.

Menurut Roy, agar kasus ini tidak terulang lagi, ia berencana akan mengaktifkan kembali Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). BOPI adalah organisasi yang melindungi hak-hak olahragawan.

"Kami akan aktifkan kembali BOPI. Mereka akan mengurusi permasalahan olahraga profesional. Tak hanya sepakbola mereka akan mengatur juga NBL (basket), tinju profesional dan olahraga lainnya," tutup mantan pakar telematika ini.