Asian Schools Football U-18 Championship

U-18 Hapus Grogi Lawan Korsel

Rabu, 11 Juni 2014 19:09 WIB
Penulis: Irfan Fikri | Editor:
 Copyright:

Pelatih Timnas U-18 Indonesia, Maman Suryaman mengatakan bahwa timnya sudah istirahat satu hari untuk mempersiapkan melawan Korea Selatan (Korsel) guna merebut tiket ke babak final turnamen ini.

"Indonesia bertemu Korsel itu, atau sama saat final pada turnamen ASF 2103 di Thailand, saat itu Indonesia kalah," kata ia.

Menurut dia, timnya memiliki kesempatan untuk membalas kekalahan tim asuhan pelatih Jang Soo Yung tersebut. Korsel memiliki tipe permainan yang hampir sama dengan China.

Timnya sudah melakukan evaluasi setelah kalah adu penalti dengan Thailand 6-7 saat merebutkan juara Grup B. Riyan Ardiansyah dan kawan-kawan diharapkan kondisi fisiknya tidak menurun.

Selain itu, pemainnya juga sudah diminta bermain lepas dan tidak mengalami grogi atau demam panggung sehingga permainan bisa seperti yang diharapkan pelatih.

"Anak-anak sudah saya minta bermain lepas, dan jangan sampai grogi yang berakibat sering salah sendiri," kata ia.

Ia menjelaskan, pemain Korsel memang memiliki postur tubuh lebih tinggi dibanding Indonesia, dan lawan tentunya akan mengembangkan permainan dengan bola-bola atas.

Bahkan, Korsel juga memiliki kecepatan terutama dua pemain sayap yang sering membahayakan gawang lawannya.

Namun, Maman sudah mempersiapkan kemungkinan tersebut untuk memgantisipasi serangan Korsel dari kedua pemain sayapnya yang sering masuk kepertahanan lawan.

"Saya berharap Riyan Ardiansyah dan kawan-kawan tetap fokus pada pertandingan. Kami bertanding di negara lain mampu menjadi runner up, dan sebagai tuan rumah diharapkan bisa juara," kata Maman.

Pelatih Korea Selatan, Jang Soo Yung mengatakan, Indonesia merupakan tim yang bagus dan mereka memiliki permainan cepat serta sebagai tuan rumah.

"Kami sudah persiapkan timnya dalam turnamen ini. Tim tetap optimistis mempunyai peluang menjadi juaranya," kata Jang Soo Yung.