Performa Arema Cronus di kompetisi ISL 2014 ini tampil cukup superior. Terbukti dengan posisi mereka sebagai pemuncak sementara Wilayah Barat dengan koleksi 35 poin. Namun prestasi tersebut tidak serta merta membuat para penggawa Singo Edan harus berleha-leha.
Manajemen tetap mewanti-wanti pemain Arema Cronus untuk terus meningkatkan stamina untuk menuntaskan misi meraih kampiun di musim ini. Untuk diketahui, bila terus melaju hingga pertandingan final ISL, maka ada sebanyak 15 pertandingan yang bakal dilalui pemain.
"Semua pemain harus fight sampai akhir kompetisi," pinta General Manajer Arema Cronus, Ruddy Widodo.
Namun, permintaan supaya meningkatkan performa itu tak hanya ditujukan pada skuad inti Singo Edan, tetapi lebih ditujukan kepada pemain yang jarang mendapatkan kesempatan turun lantaran kalah bersaing dengan penggawa lainnya. Masa depan mereka di Arema diukur dengan performa di atas lapangan.
Para pemain yang selama ini jarang mendapatkan kesempatan bermain seperti, Ahmad Kurniawan, I Made Kadek Wardana, Gilang Ginarsa, Munhar dan Arif Suyono. Pengusaha travel ini mengharapkan para pemain itu menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya kalau masih ingin mengamankan masa depannya di Arema.
Pasalnya, musim depan manajemen sudah memastikan akan ada nama-nama baru yang akan masuk. Seperti Hamka Hamzah yang santer menjadi penggawa baru Singo Edan musim 2015 nanti.
Tak hanya pemain dengan nama besar, pemain-pemain muda jebolan kompetisi ISL U-21 juga menjadi bidikan manajemen.
"Saya sudah minta pelatih untuk mengamati pemain-pemain di ISL U-21. Itu menjadi program kami. Sudah pasti akan ada pemain muda yang masuk musim depan," ," ucap dia.
Bisa jadi, masuknya pemain-pemain anyar bisa mengancam posisi pemain yang saat ini mengisi skuat Arema Cronus. Namun, Ruddy belum bisa memastikan apakah akan mendepak pemain yang tidak memberikan kontribusi ke tim.
"Kita akan lakukan secara step by step. Kompetisi masih panjang," ," tutup dia.