Schumi, sapaan akrab Schumacher, siuman di ruang ICU sebuah rumah sakit di Grenoble, Prancis selatan pada Senin (16/06/14) setelah jatuh koma selama hampir enam bulan. Pria berusia 45 tahun itu terjatuh saat berolahraga ski di Pegunungan Alpen, Prancis, hingga mengakibatkan dirinya jatuh koma pada 29 Desember 2013. Kini, Schumi dirawat di rumah sakit di Lausanne, Swiss dan lebih dekat dengan kerabat dan keluarganya.
Sadarnya Schumi bertepatan dengan laga Jerman kontra Portugal di Salvador, Brasil. Tim Panser akhirnya sukses menggilas Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan 4-0. Trigol Thomas Mueller dan satu gol pembuka Mats Hummels mewarnai euforia Jerman.
"Mungkin dia (Schumi) menyaksikan pertandingan itu atau dia sudah tahu hasil akhirnya," sebut Poldi, sapaan akrab Lukas Podolski, di laman BBC. "Dia teman baik, pribadi yang baik pula, dan sangat menyukai sepakbola."
Di lain pihak, pebalap F1 Inggris, Lewis Hamilton, juga menanggapi dengan bergembira soal Schumi yang sudah tersadar dari koma.
"Benar-benar sebuah hal positif mendengar beberapa kemajuan (perihal kondisi Schumi). Mendengar dia sudah dalam fase tersadar adalah sangat melegakan," ucap Hamilton.
"Awal pekan yang bagus dengan berita dari Michael!" timpal pebalap F1 dari Spanyol, Fernando Alonso. "Senang semuanya mengarah ke tujuan yang tepat."
Selain dari Alonso, Hamilton, dan Poldi, dukungan untuk Schumi datang dari petinju Vladimir Klitschko dan pesepakbola veteran, Rio Ferdinand. Bahkan, Presiden FIFA, Sepp Blatter, juga mengirimkan suport terhadap Schumi. "Yang terbaik untuk proses pemulihan selanjutnya," tutur Blatter.