Tes Stamina Arema Cronus

Sunarto Terbaik, Lopez Terburuk

Kamis, 19 Juni 2014 08:13 WIB
Editor: Daniel Sasongko
© Ardiyansyah/INDOSPORT
Sunarto (Arema Cronus) Copyright: © Ardiyansyah/INDOSPORT
Sunarto (Arema Cronus)

Tim pelatih Singo Edan menguji langsung tingkat kebugaran para pemain selepas liburan. Pemain yang nilai kebugarannya paling rendah akan mendapat porsi latihan lebih berat untuk mengembalikan kemampuan fisik.

Tim pelatih langsung mengukur stamina dan ketahanan pemain. Para penggawa Singo Edan diminta berlari mengitari lintasan Lapangan Stadion Gajayana, Kota Malang, selama sejam.

Hasilnya, Sunarto (striker) dan Gilang Ginarsa (bek sayap) jadi pemain yang memiliki catatan ketahanan terbaik. 

Sunarto sanggup mengelilingi lapangan 29 kali (sekitar 11,6 kilometer), disusul Gilang yang berlari menempuh jarak kurang lebih sama dengan Sunarto. 

"Sunarto paling bagus ketahanannya. Sebagai apresiasi, saya berikan ini (uang Rp100.000)," ucap Pelatih Arema, Suharno, Rabu kemarin.

Namun, kondisi kebugaran ideal Sunarto dan Gilang tak diikuti pemain lainnya. Para penggawa Arema yang lain hanya mampu mengitari lintasan Gajayana 25 kali. Bahkan, catatan Gustavo Lopez jadi yang terburuk dalam tes kali ini. Playmaker asal Argentina itu hanya sanggup menempuh jarak 10,02 kilometer dalam sejam.

Walau kebugaran pemain tidak merata dan kurang ideal, Suharno tetap mengacungi jempol stamina yang dimiliki armadanya. "Hasil secara keseluruhan tidak jelek. Karena pemain masih kuat berlari tanpa
putus selama sejam. Untuk ukuran pemain yang baru libur 10 hari, stamina mereka sudah cukup bagus," tutur pelatih asal Klaten Jawa Tengah itu.

Namun, Suharno menegaskan, stamina pemain tetap harus digenjot. "Untuk menghadapi sisa pertandingan ISL, stamina masih perlu ditingkatkan," tandas pelatih berusia 54 tahun itu.