Kecewa melihat timnya gagal melangkah lebih jauh pada Piala Dunia Brasil 2014, pelatih Rusia Fabio Capello marah besar. Kesal tidak karuan, pelatih Italia itu menyalahkan wasit atas kegagalan Rusia lolos ke babak 16 besar.
Menurut Capello kegagalan Rusia meraih kemenangan dalam tiga pertandingan Grup H karena permainan wasit. Rusia hanya bermain imbang 1-1 dengan Korea Selatan, lalu kalah 0-1 dari Belgia, dan kembali imbang dari Aljazair. Walhasil Aleksandr Kerzhakov dan kawan-kawan hanya mengantongi dua poin.
"Saya kecewa. Saya tidak ingin berbicara tentang wasit, tapi hari ini setiap keputusan tidak berpihak kepada Rusia. Saya tidak mengerti mengapa semua pejabat yang bertugas melawan kami," ujar pelatih 68 tahun itu.
"Sekali lagi hari ini kami tidak mendapat hadiah penalti yang jelas-jelas sebuah pelanggaran. Saya tidak tahu mengapa hal ini terus terjadi," sambung Capello kepada Sky Sport Italia.
Gagal membawa Rusia ke babak sistem gugur jelas membuat malu, sebab sebelum Piala Dunai Brasil 2014, bekas pelatih Inggris itu baru memperpanjang kontrak hingga 2018 dengan nilai gaji berkisar 6,6 juta pounds atau sekitar Rp135,88 miliar (kurs Rp20,600). Gaji tersebut kabarnya menjadikan Capello sebagai pelatih bergaji tertinggi di level tim nasional.