Habisi King Lebur 2-0, Finishing Arema Bermasalah

Senin, 7 Juli 2014 22:26 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Beto --sapaan Alberto Goncalves-- menyunting gol untuk Arema pada menit ke-11, sementara Sunarto pada menit ke-31.

Hasil kurang memuaskan langsung disorot Pelatih Arema Cronus, Suharno. "Finishing jadi evaluasi. Finishing perlu diperbaiki. Arif Suyono tadi seharusnya masuk (gol)," kata Suharno seusai pertandingan di depan media, termasuk INDOSPORT.

Diakui Suharno, laga itu adalah uji coba pertama Arema pada Bulan Ramadhan. Tim pelatih Singo Edan tak mempedulikan hasil yang ditorehkan Beto dkk. "Hanya melihat (memantau) fisik tapi enggak (bisa) terlihat (dengan signifikan), karena hanya bermain 50 menit," tutur dia.

Suharno melanjutkan, penyebab Arema tampil tidak ngotot karena para pemain enggan mengambil risiko. Jika terlalu ngotot, pemain bisa cedera.

"Lawan (berkualitas) rendah, dan anak-anak enggak mau ambil risiko. Lawan enggak ada beban," beber pelatih asal Klaten itu.

Lebih jauh, Suharno mengatakan, uji coba kali ini hanya untuk mengisi kekosongan kompetisi Liga Super Indonesia (ISL).

Pria berusia 54 tahun itu juga membeberkan, uji coba Arema itu juga untuk menarik Aremania untuk datang ke Stadion Kanjuruhan. Pascalaga Arema versus King Lebur akan dilangsungkan laga Indonesia U-19 kontra Arema Cronus U-21. "Kalau enggak ada tim senior yang main, penonton hanya tinggal setengah," ucap Suharno.

Dia menambahkan, uji coba perdana Arema itu adalah bagian memanaskan mesin permainan tim sekaligus memantau perkembangan sejumlah pemain yang jarang mendapat kesempatan turun dalam pertandingan resmi. "Kami belum lihat kemampuan, belum ada peningkatan," pungkas Suharno.