Lewat program SAP yang didukung oleh penyedia database HANA, timnas Jerman dapat mempelajari dan menganalisis calon lawan di Piala Dunia 2014. Sepanjang Piala Dunia, penyedia data ini meletakkan delapan kamera yang disebar di tiap sudut lapangan calon lawan timnas Jerman.
“Data SAP dari HANA dapat memproses ini secara real time laga calon tim lawan. Dengan SAP, tim kami dapat menganalisis calon lawan untuk menyesuaikan saat latihan dan pertandingan berikutnya,” ujar staf pelatih Jerman, Oliver Bierhoff dikutip dari situs teknologi, CBR online.
Menurut ia, data real time yang disampaikan dari teknologi SAP dapat langsung ditampilkan kepada para pemain melalui ponsel ataupun tablet, sehingga mereka dapat langsung mempelajari saat sedang santai sekalipun.
Bierhoff yang juga mantan pemain timnas ini menjelaskan bahwa dalam data tersebut dijelaskan bagaimana rata-rata kecepatan pemain lawan, jarak tempuh lari, jumlah sentuhan dalam satu pertandingan.
"Kami memiliki banyak data kualitatif untuk calon lawan. Misalnya bek Jerome Boateng diminta untuk mengawasi Cristiano Ronaldo bergerak. Ia harus mempelajarinya.”
"Dan sebelum pertandingan melawan Prancis, kami melihat bahwa Prancis sangat terkonsentrasi di tengah, namun meninggalkan ruang di dua sisi pertahanan mereka. Jadi kami menargetkan daerah-daerah sebagai target serangan,” ucap ia.
Jerman sukses mengalahkan Portugal 4-0 dan Prancis 1-0 dalam babak penyisihan Piala Dunia. Der Panzer juga mengalahkan Argentina di partai final 1-0, sekaligus mengunci gelar ke-4 yang mereka raih sepanjang sejarah Piala Dunia.