Manchester United mulai musim 2014-2015 akan berubah penampilan setelah sepakat bekerja sama dengan aparel asal Jerman, Adidas. Tidak tanggung-tanggung, kerja sama MU dan Adidas bernilai fantasis, yakni 750 juta pounds atau sekitar Rp14,9 triliun (kurs Rp19.967).
Kontrak raksasa MU dan Adidas memang penuh tanda tanya. Sebab, musim lalu The Red Devils tampil buruk. MU hanya finish pada posisi ketujuh Premier League sehingga membuat mereka tidak berlaga pada kompetisi Liga Champions musim ini.
Apalagi kontrak tersebut mengalahkan kerja sama Adidas dengan jawara Liga Champions musim lalu, Real Madrid. Sebelumnya Los Blancos menjadi klub dengan pendapatan terbesar dari aparel mereka Adidas. Klub ibu kota Spanyol itu mendapat bayaran 24 juta pounds atau sekitar Rp481,9 miliar.
Selain itu kontrak MU dan Adidas mengalahkan pendapatan Arsenal dengan Puma. The Gunners hanya mendapatkan 30 juta pounds atau sekitar Rp602,4 miliar. Sehingga kerja sama dengan Adidas yang baru akan dimulai pada 2015-2016 itu menjadikan MU klub terkaya dari penghasilan sponsor aparel.
MU semakin kokoh sebagai klub terkaya di dunia dengan kerja sama sponsor utama dari perusahaan seperti Aon sebagai sponsor utama dengan nilai 136 juta pounds atau sekitar Rp2,73 triliun. Pundi-pundi The Red Devils kian membumbung berkat kesepakatan bisnis dengan pabrikan otomotif Amerika Serikat, Chevrolet, yang bertindak sebagai sponsor jersey dengan nilai 357 juta pounds atau sekitar Rp7,16 triliun.
Berikut nilai kontrak sponsor aparel terbesar:
Manchester United/Adidas - 75 juta pounds (Rp14,9 triliun)
Arsenal/Puma - 30 juta pounds (Rp602,4 miliar)
Real Madrid/Adidas - 24 juta pounds (Rp481,9 miliar)
Liverpool/Warrior - 23 juta pounds (Rp461,9 miliar)
Barcelona/Nike - 22 juta pounds (Rp441,8 miliar)
Bayern Muenchen/Adidas - 22 juta pounds (Rp441,8 miliar)