Tim U-23 yang menjadikan AS Roma sebagai mitra latih tanding harus merasakan kekalahan dengan skor 1-3 di Stadion Centro D’Italia, Rieti, Italia. Melawan U-23, Roma menurunkan pemain perpaduan muda dan senior.
Aji menjelaskan pada menit-menit awal pertandingan, U-23 sempat terlihat silau berhadapan dengan nama-nama besar pemain Roma, seperti Francesco Totti, Ashley Cole dan Radja Nainggolan.
“Tetapi ini pengalaman yang baik untuk timnas. Mereka terbukti mampu menampilkan pola permainan yang baik seperti saat latihan, meskipun berhadapan dengan tim yang jelas levelnya lebih di atas namun,” kata Aji Santoso seperti dirilis di ligaindonesia.co.id.
Tak mau membela pasukannya, Aji menambahkan gol-gol Roma adalah gol-gol yang sulit. Menghadapi Roma, U-23 juga punya peluang.
“Rasyid Bakri memberi finishing yang baik melalui kombinasi bola-bola pendek dan sentuhan satu dua hingga berhadapan satu lawan satu dengan kiper Roma dan berhasil melakukan shooting keras yang gagal diantisipasi kiper Roma,” kata Aji.
Setelah Roma, U-23 dalam tur ke Italia masih akan berhadapan dengan beberapa klub. Pertandingan berikutnya akan berhadapan dengan Lazio. Menghadapi Lazio, Aji dan staf pelatih akan memoleh kelemahan, seperti pola bermain yang lebih cepat.
“Pemain masih terlalu cepat kehilangan bola ketika mendapat tekanan. Mereka harus lebih cepat, berani dan peka untuk bekerja sama satu dengan yang lainnya,” jelas Aji.
Pemain U-23 diputuskan menjalani serangkaian pertandingan di Italia dalam rangka persiapan sebelum bertarung di Piala AFF 2014 yang akan berlangsung di Singapura-Vietnam, 20 November-20 Desember.