Meski Kalah dari Lazio, U-23 Makin "Pede"

Senin, 21 Juli 2014 11:21 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

"Pemain mulai percaya diri dibandingkan saat menghadapi AS Roma. Yang jelas banyak pelajaran berharga yang didapat pada pertandingan tadi," kata Aji Santoso seperti dikutip Antara, Senin (21/07/14).

Masih dari Aji, saat menghadapi Lazio, semua pemain mulai tidak silau menghadapi nama-nama besar pemain lawan. Pola permainan pun lebih terarah meski akhirnya belum mampu mencetak gol.

"Permainan anak-anak memang sudah ada peningkatan. Salah satu tujuan uji coba mulai didapat. Kami cukup puas dengan perkembangannya," kata mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.

Menurut Aji, dalam uji coba kedua di Italia itu, semua pemain sudah mulai berani menampilkan gaya permainan bola-bola pendek 1-2 sentuhan. 

Pola permainan yang diperagakan Manahati Lestusen dan kawan-kawan, menurut Aji Santoso, sudah sesuai dengan arahan pelatih. Beberapa kali Garuda Muda bahkan sempat beberapa kali membahayakan pertahanan Biancoceleste. 

Gawang Indonesia U-23 akhirnya bobol pada menit ke-15 melalui eksekusi Bruno Pereirinha. Akibat kebobolan gol itu, pertananan Garuda Muda justru lebih solid. Hingga akhir bababk pertama tak ada gol tambahan tercipta. 

Lazio baru bisa menggandakan kemenangan pada menit ke- melalui Filip Djordjevic. Hingga laga berakhir, Lazio unggul 2-0 atas Indonesia U-23.

"Sebenarnya, kami juga banyak mendapat peluang. Tapi semuanya belum bisa dikonversi menjadi gol. Saya bangga dengan perjuangan mereka," kata Aji Santoso. 

Indonesia akan kembali beruji coba untuk kali ketiga di Negeri Spageti, dengan meladeni Cagliari pada Rabu (23/07/14). 

Aji mengaku akan menurunkan pemain yang belum mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuan pada laga uji tanding ketiga melawan Cagliari.

1