Sesuai program yang disetujui manajemen dan jajaran pelatih, pasukan Persib Bandung akan mendapat libur Lebaran sepanjang 24 Juli hingga 1 Agustus 2014.
Perhatian lebih dari Djadjang Nurdjaman sangat beralasan karena biasanya pemain kerap lupa diri saat menyantap makanan yang tersedia selama Lebaran. Kekhawatiran Djadjang lebih pada kandungan makanan tersebut.
“Lebaran kan tahu sendiri, pasti banyak makanan. Nah ini yang harus diterapkan juga. Mereka harus bisa kontrol agar tidak menganggu stabilitas perut," kata Djadjang Nurdjaman di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Senin (21/07/14).
Selain itu, yang lebih penting lagi, lanjut dia, seluruh anak asuhnya harus tetap menjalankan pekerjaan rumah. Tugas tersebut semata-mata untuk menjaga diri sehingga tetap bugar menjelang kompetisi Liga Super Indonesia yang akan kembali bergulir.
“Seperti sebelumnya, kalau libur tentu ada pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. Karena kita sudah tidak boleh main-main lagi. Kompetisi sebentar lagi akan berjalan," tegas Djadjang.
Djadjang berharap Atep dan kawan-kawan mampu menjalankan program yang telah diberikan, “Selama bulan puasa ini intensitas latihan sedikit-sedikit mulai meningkat. Saya cuma berharap anak-anak dapat baik menjalankannya.”