Konsumsi Bir di Jerman Naik Selama Piala Dunia 2014

Kamis, 31 Juli 2014 21:34 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Badan Statistik Jerman menyatakan peningkatan permintaan bir pada paruh pertama tahun ini diperkirakan berkaitan dengan Piala Dunia 2014 sepanjang 12 Juni sampai 13 Juli 2014.

Kenaikan konsumsi ini dianggap sebagai kabar positif bagi Jerman yang merupakan produsen bir terbesar di Eropa. Sebelum kenaikan ini, industri bir di Jerman mengalami stagnasi produksi dalam dua dekade terakhir.

Badan Statistik Jerman merilis data sekitar 48 juta hektoliter atau sekitar 213 juta galon bir dijual dalam enam bulan pertama tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari 4,4 persen dari periode yang sama tahun lalu.

“Kenaikan penjualan pada semester pertama tahun ini didorong oleh peningkatan tajam pada bulan Juni ketika turnamen Piala Dunia dimulai di Brasil," demikian pernyatan Badan Statistik Jerman, Kamis (31/07/14).

Sepanjang Juni 2014, sekitar 9,7 juta hektoliter bir dijual di Jerman. Jumlah tersebut meningkat hingga 14 persen dibandingkan produksi sepanjang tahun lalu.

Peningkatan tajam konsumsi bir ini ditengarai selaras dengan keberhasilan Jerman merebut trofi Piala Dunia 2014. Trofi juara dunia untuk keempat kali ini memicu warga bergembira sambil menenggak bir.

Sebagai perbandingan, peningkatan produksi bir terjadi pada 2006 saat Jerman menggelar Piala Dunia. Ketika menjadi tuan rumah, Jerman harus puas menjadi juara ketiga, kalah dari Italia (juara dunia) dan Prancis yang merebut runnerup.

Sekitar 83 persen dari total penjualan bir sepanjang tahun ini dicatat untuk kebutuhan dalam negeri. Warga Jerman tercatat sebagai penenggak bir di atas konsumsi rata-rata kebutuhan dunia, namun Jerman masih kalah dibandingkan Republik Ceko dan Austria.

Bir produksi Anheuser-Busch InBev dan Carlsberg mendominasi perputaran bir di Jerman. Anheuser-Busch InBev adalah produksi Beck's Brewery yang merupakan pabrik asli Jerman. Carlsberg berasal dari Denmark.