Patrice Evra tiba di Turin, Italia, Rabu (30/07/14) malam waktu Italia. Selanjutnya pemain Prancis ini menjalani tes medis Kamis pagi WIB sebelum akhirnya akan diumumkan sebagai pemain baru Juventus.
Kesempatan ini akan menjadi yang kedua dilalui pemain bertahan berusia 33 tahun ini untuk kembali merumput di Italia. Evra pernah memperkuat Marsala dan Monza, dua klub kecil di Italia.
Evra memulai karier sepakbola profesional di Marsala pada 1998-1999 dan tampil dalam 24 pertandingan dengan tiga gol. Pindah ke Monza, kiprah Evra makin tenggelam karena hanya bermain dalam tiga partai tanpa sumbangsih gol.
"Ya, memang bagiku ini bagai takdir. Ketika saya masih 17 tahun, Italia membuka pintu bagi saya. Kali ini saya kembali ke Italia dan ini benar-benar merupakan hari yang bahagia," ucap Patrice di laman resmi Juventus.
Pemain yang bermain di posisi kiri ini mengaku sudah tidak sabar untuk segera membela Juventus. Dia berharap dapat meraih hal-hal yang indah saat berseragam Juve.
"Saya sudah tidak sabar memulai karena ini bagaikan takdir dan bagaikan mimpi. Ini benar-benar perasaan yang luar biasa untuk memulainya. Di Manchester, saya telah memenangi semua," ucap pemain kelahiran Dakar, Senegal ini.
"Di sini saya akan berusaha dan terus belajar untuk mencapai hal-hal yang indah. Aku sangat suka akan kemenangan, maka itu saya memilih Juve dan akan melakukan yang terbaik untuk fans, klub, rekan dan pelatih."
Merasa tidak akan sukses di Italia, Evra keluar dari Italia dan kembali ke Prancis. Di tanah kelahiran, Evra sempat memperkuat dua klub berbeda, yaitu Nice dan AS Monaco. Hanya dua tahun di Nice, kiprah Evra menarik perhatian dunia saat melejit bersama Monaco sepanjang 2002-2006 hingga direkrut Manchester United.
"Saya berterima kasih kepada orang-orang yang mendukungku. Saya akan membalasnya dengan tindakan di lapangan. Forza Juve dan saya harap untuk memenangkan banyak trofi di sini," janji Evra yang mempersembahkan 5 trofi Liga Inggris dan 1 Liga Champions buat Manchester United.